Cek Mad Angkat Bicara Tentang Goran

Friday, April 17, 2015

Sriwijayafc.info - Sudah lama Sriwijaya FC (SFC) tidak punya striker hebat. Terakhir musim 2012-2013 Laskar Wong Kito punya Hilton Moreira yang mencetak 22 gol. Hingga saat ini top skor sepanjang masa SFC masih dipegang oleh Keith Kayamba Gumbs dengan 74 gol dari 145 laga.

Berselang dua musim, kini asa tersebut disematkan kepada striker anyar Goran Ljubojevic. Pemain asal Kroasia ini menjadi top skor sementara QNB League dengan 3 gol bersama Bambang Pamungkas (Persija) dan Fabiano Beltrame (Arema) yang juga sudah menggemas tiga gol. Padahal Goran sempat diragukan karena sempat mandul pada laga perdana. Namun Goran langsung ngamuk dengan mencetak 2 gol saat menghadapi tuan rumah PSM Makassar yang berakhir dengan skor imbang 3-3.

Torehan tiga gol pemain yang ditransfer dari klub Balestier Khalsa FC ini, membuat pelatih kepala Sriwijaya FC cukup terkesima. Apalagi, masing-masing gol diciptakan saat keadaan genting. "Ya menurut saya, tiga laga dengan tiga gol itu lumayan. Dan bisa dibilang luar biasa buat Goran," kata Benny Dolo, Kamis (16/4).

Menurut pelatih yang pernah menukangi Persija dan Arema ini sebenarnya Goran bisa saja mencetak lebih dari tiga gol sejak bergulirnya kompetisi. Andai saja umpan-umpan crossing dari second line tepat sasaran. "Goran punya postur yang memumpuni, ditambah lagi heading yang bagus. Buktinya tiga gol yang diciptakannya tercipta lewat heading. Saya yakin, kalau umpan crossing itu mencapai sasaran, pasti akan jadi gol," ungkap pelatih yang akrab disapa Bendol ini.

Lebih jauh dikatakan Bendol, demi meningkatkan kematangan lini depan Laskar Wong Kito, pihaknya tak pernah lupa mengasah kepiawaian pemain dalam melatih umpan crossing. Selain itu juga mengasah Goran sebagai striker tunggal, untuk lebih mengasah instring dalam mencetak gol."ini yang terus kita asah, karena cetak gol bukan hanya lewat heding. Tetapi memanfaatkan semua peluang untuk menjadi gol,"tutupnya.

Hal senada juga dilontarkan mantan pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan. Pelatih yang kini membesut Persija Jakarta ini sukses menjadikan Keith Kayamba Gums sebagai top skor Sriwijaya. Dari 145 penampilan, Gumbs mengemas 74 gol dari seluruh ajang. “Ada kemungkinan Goran bisa menjadi top skor. Namun itu tergantung dari sokongan dari pemain-pemain tengah dan pemain sayap Sriwijaya,” ujar Rahmad singkat. (SUMEKS)

Curhat Asri Akbar Tentang Rotasi Pemain

Friday, March 20, 2015

Sriwijayafc.info - Rotasi yang dilakukan oleh jajaran pelatih Sriwijaya FC (SFC) ternyata mendapatkan respon. Salah satunya adalah dari Asri Akbar. Pemain tengah yang berasal dari Makassar tersebut ternyata menyimpan trauma dengan rotasi. Pasalnya Asri Akbar selalu ingin bermain bersama SFC dan meraih kemenangan bersama SFC.

Asri Akbar menuturkan walaupun ia ingin selalu bermain bersama SFC, ia tetap menghormati segala keputusan pelatih SFC. Menurut pemain berusia 31 tahun tersebut, traumanya terhadap rotasi merupakan luapan rasa cintanya kepada tim. "Sebenarnya sih mau diturunkan atau tidak keputusan ada di pelatih. Hanya luapan rasa cinta kepada tim saja," ungkap pemain bernomor punggung enam tersebut dilansir Seputar Indonesia (19/03).

Rotasi yang dilakukan oleh tim pelatih SFC sebenanrya tidak hanya terjadi pada Asri Akbar saja, tetapi juga kepada pemain lain seperti Ferdinand Sinaga, Abdullaye Yossouf Maiga, dan Morimakan Koita. Hal tersebut kerap dilakukan oleh tim pelatih SFC untuk memberikan kesempatan kepada pemain lain untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Asri Akbar sendiri kerap dirotasi dengan Ichsan Kurniawan, pemain muda asal SFC yang sempat memperkuat Tim Nasional Indonesia U-19. (Moeslim/SINDO/edit)

SFC Tak Ingin Jadi Tumbal

Tuesday, March 10, 2015

Sriwijayafc.info - Pelatih Sriwijaya FC (SFC) mengingatkan anak asuhnya untuk berhati-hati. Belajar dari laga ujicoba yang telah digelar dan berlangsung dengan keras menjurus kasar yang bisa berakibat pemain cedera. Contoh terbaru adalah saat SFC meladeni tuan rumah PSBK Blitar. Pertandingan yang dimenangkan oleh SFC dengan skor 0-1 tersebut berlangsung dengan keras dan menjurus kasar. Beberapa pemain SFC cedera dan terpancing emosinya. Salah satunya adalah Ferdinand Sinaga.

Asisten Pelatih SFC, Hartono Ruslan mengungkapkan bahwa saat bertanding di Blitar, anak asuhnya hampir cedera. Pasalnya permainan ngotot pemain yang berasal di divisi utama yang terlalu bersemangat meladeni SFC bisa menjadi malapetaka  bagi SFC. "Mereka bermain dengan tim kita (SFC) jadi semangat dan emosian. Celakanya pemain kita yang bisa-bisa menjadi korbannya," ungkap Hartono Ruslan dilansir laman Seputar Indonesia (10/03).

Salah satu tips yang diberikan oleh Hartono Ruslan bagi anak asuhnya untuk menghindari cedera adalah dengan cara tidak terlalu membawa bawa bola. Alasannya adalah pemain yang terlalu lama membawa bola mempunyai kemungkinan besar untuk dihajar oleh pemain tim lawan.

Peringatan yang diberikan oleh Hartono Ruslan kepada anak asuhya tentu sangat beralasan. Cerita badai cedera yang dihadapi oleh SFC musim lalu saat dilatih oleh Subangkit tentu tidak ingin terulang lagi musim ini. Cedera pemain yang membuat target maksimal SFC di musim lalu meleset. Ketika itu pemain SFC bergiliran cedera sehingga SFC selalu turun dengan kekuatan yang timpang. (Ginanjar/SINDO/edit)

Trio SFC Terancam Diboyong Bendol ke Timnas

Monday, March 9, 2015

Sriwijayafc.info - Beberapa pemain Sriwijaya FC (SFC) terancam dibawa oleh Benny Dollo untuk memperkuat tim nasional (timnas) Indonesia. Pemain yang kemungkinan dibidik oleh Benny Dollo adalah trio Ferdinand Sinaga, Titus Bonai, dan Patrich Wanggai. Ketiga pemain yang pernah bermain bersama saat timnas Indonesia berlaga di SEA Games 2011 tersebut dikabarkan akan diproyeksikan memperkuat daya gedor timnas Indonesia.

Menanggapi hal tersebut, Benny Dollo membenarkan bahwa ia dan asistennya ditimnas Indonesia sedang membicarakan kemungkinan memanggil anak asuhnya di SFC untuk bergabung ke timnas Indonesia. Menurut pelatih yang akrab disapa Bendol tersebut, pemanggilan anak asuhnya di SFC ke timnas Indonesia tidak akan menggangu kekuatan tim SFC. "Tidak ada masalah kalau pemain kita ke timnas. Saya sudah pikirkan semua itu," ungkap pelatih asal Manado tersebut dilansir laman Seputar Indonesia (09/03).

Pernyataan Bendol yang tidak khawatir dengan kondisi tim SFC bukannya tanpa alasan. Hadirnya Goran Ljubojevic di lini depan SFC sudah dianggap oleh Bendol dapat menutupi kekuatan SFC selama ditinggal oleh pemain yang kemungkinan bergabung dengan timnas Indonesia. Selain itu SFC juga masih memiliki pemain bertype menyerang lainnya seperti Anis Nabar, Syakir Sulaiman, Rizki Dwi Ramadhana, Alan Martha hingga Rishadi Fauzi. (Moeslim/SINDO/edit)

SFC Terbang ke Jawa Timur, Goran Ditinggal

Saturday, March 7, 2015

Sriwijayafc.info - Sriwijaya FC (SFC) akhirnya melakukan ujicoba ke Pulau Jawa untuk mempersiapkan diri menghadapi kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2015. PSBI Blitar dan Persis Solo menjadi dua lawan SFC dalam tur persiapan ISL 2015. SFC direncanakan akan bertanding menghadapi PSBI Blitar pada hari Minggu (08/03) di Stadion Aryo dan Persis Solo pada hari Selasa (10/03) di Stadion Manahan.

Sekretaris Tim SFC, Achmad Haris menuturkan bahwa SFC berangkat tur ke Pulau Jawa tanpa mengikutsertakan tiga pemainnya, yakni Jajang Maulana, Titus Bonai dan Goran Ljubojevic. Jajang terpaksa ditinggal karena masih terbelit cedera. Titus Bonai saat ini sedang sakit. Sedangkan Goran menunggu keluarganya yang akan datang ke Indonesia pada hari Senin (09/03). "Goran tidak ikut serta bersama tim karena istri dan anaknya," sebut Haris dilansir laman Sumatera Ekspres (06/03).

Menanggapi absennya Titus Bonai dan Goran, Asisten Pelatih SFC, Hartono Ruslan menuturkan bahwa ujicoba yang dilakukan oleh SFC untuk evaluasi dan tidak mencari kemenangan. Pria yang pernah mengantarkan SFC juara ISL 2012 ini juga menyebutkan bahwa SFC tidak akan didampingi Benny Dollo yang sedang fokus bersama Tim Nasional Indonesia. Namun menurut Hartono Ruslan, Benny Dollo telah menyiapkan program latihan untuk anak asuhnya. (Windy/SUMEKS/edit)

Yogi Ingin Menjadi Legenda Seperti FR12

Friday, March 6, 2015

Sriwijayafc.info - Salah satu pemain muda yang dimiliki oleh Sriwijaya FC (SFC), Yogi Triyatna berambisi menjadi legenda klub SFC. Pemain yang berposisi sebagai penjaga gawang tersebut bahkan siap bersaing dengan penjaga gawang senior, Dian Agus Prasetyo untuk menarik hati pelatih SFC.

Yogi Triyatna menyebutkan ia tidak mempermasalahkan adanya persaingan dalam suatu tim karena dalam suatu tim memang harus tetap ada persaingan. Yogi sendiri optimis suatu ketika mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan kemampuannya. Salah satu alasan yang tetap membuat Yogi tetap optimis adalah karena usianya yang masih muda. "Pelatih masih percaya, saya masih muda, pasti ada kesempatan," ungkap pemain yang musim lalu memperkuat Persita tersebut dilansir laman Palembang Pos (05/03).

Terkait dengan posisinya di SFC yang saat ini di bawah bayang-bayang nama besar Dian Agus Prasetyo, Yogi tidak terlalu mempermalasalahkannya. Menurut Yogi,  Dian Agus Prasetyo juga banyak membimbingnya. Penjaga gawang berusia 20 tahun tersebut bahkan berani menyatakan siap terus bermain di SFC dan ingin menjadi legenda SFC seperti halnya Ferry Rotinsulu. (Rizki/PALPOS/edit)

Duet Tangguh Versi Aziz

Monday, March 2, 2015

Sriwijayafc.info - Pemain asing Sriwijaya FC (SFC), Abdullaye Yossouf Maiga begitu bersemangat menyambut kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2015. Pemain asal Mali ini bahkan optimis bisa menjadi juara bersama mengingat materi pemain yang dimiliki oleh SFC. Di lini belakang SFC, Maiga merasa cocok berduet dengan dua pemain belakang SFC lainnya, yakni Fachrudin Aryanto dan Ngurah Nanak.

Maiga menganggap bahwa duetnya bersama Fachrudin atau Nanak cukup untuk membuat tangguh lini belakang SFC. Seringnya berlatih bersama membuat Maiga merasa cocok berduet dengan Fachrudin atau Nanak yang menurutnya mempunyai kelebihan masing-masing untuk menutupi kekurangannya. "Kami bertiga sudah padu. Mereka berdua juga memiliki kemampuan berbeda-beda," ungkap Maiga dilansir laman Seputar Indonesia (02/03).

Fachrudin dinilai oleh Maiga merupakan pemain yang mempunyai fisik yang bagus dan kemampuan mengamankan lini belakang yang baik. Sedangkan Nanak disebutkan memiliki teknik bermain bola yang mumpuni. Menurut Maiga jika ia berduet dengan Nanak, ia akan berada di belakang Nanak, sedangkan Nanak berada di depan untuk menghalau serangan musuh karena teknik Nanak lebih bagus. Berbeda jika berduet dengan Fachrudin, Maiga mengaku ia akan berada di depan Fachrudin untuk menghalau musuh karena Fachrudin lebih kuat. (Moeslim/SINDO)

Gunakan Dalil "Force Majeure"

Wednesday, February 25, 2015

Sriwijayafc.info - Manajemen Sriwijaya FC (SFC) akhirnya mengakui bahwa kondisi keuangan SFC akan mengalami kerugian karena konflik Indonesia Super League (ISL) 2015. Sebelumnya manajemen SFC mengklaim bahwa SFC tidak akan mengalami kerugian.

Direktur Keuangan PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), Yuliar menyebutkan bahwa keuangan SFC terganggu karena diundurnya ISL 2015. Pasalnya SFC telah mengeluarkan banyak biaya untuk persiapan ISL 2015 sejak bulan Desember 2014.

Menurut Yuliar dana operasional SFC akan mendapatkan tambahan, sedangkan dana untuk pemain dan pelatih aman. "Biaya operasianal sudah pasti akan ada tambahan, tapi kita juga sudah antisipasi agar kondisi keuangan kita tetap aman," ungkap Yuliar dilansir laman Sriwijaya Post (24/02).

Terkait dengan kontrak pemain yang terancam habis di tengah kompetisi, Yuliar mengungkapkan bahwa manajemen SFC akan melakukan komunikasi dengan pemain. Yuliar berharap pemain SFC dapat paham karena tertundanya ISL 2015 karena tertundanya ISL 2015 diklaim termasuk "force majeur" atau bencana yang tidak dikehendaki bersama. (Kompas/SRIPO/edit)

Komitmen Ferdinand untuk Sriwijaya FC

Monday, February 23, 2015

Sriwijayafc.info - Wakil kapten tim Sriwijaya FC (SFC) Ferdinand Sinaga angkat bicara mengenai kondisi polekmik yang sedang mendera Indonesia Super League (ISL) 2015. Pasalnya klub yang Ferdinand bela merupakan salah satu peserta kompetisi sepakbola tertinggi di Indonesia tersebut.

Pemain kelahiran Bengkulu tersebut mengerti dengan kondisi klubnya saat ini. Secara pribadi Ferdinand mengatakan akan tetap bertanding bagi SFC walaupun nanti kontraknya bersama SFC sudah habis ketika ISL 2015 masih bergulir. "Kami memaklumi. Tidak mungkin saya tidak mau bertanding walapun kontrak habis. Semua pemain pasti juga akan memaklumi sama seperti saya," ungkap Ferdinand dilansir laman Seputar Indonesia (23/02).

Terkait dengan berapa dana yang harus dibayarkan oleh SFC jika kelak kontraknya habis di tengah kompetisi yang sedang berjalan, Ferdinand enggan menyebutkan nominalnya. Menurut Ferdinand masalah pembayaran pertandingan diluar kontrak dapat dibicarakan secara kekeluargaan. Ferdinand menambahkan ia tidak akan mematok harga sendiri dan bersikeras kepada manajemen SFC karena ia memaklumi kondisi SFC saat ini.

Seperti yang diketahui, ISL 2015 belum diketahui kejelasan kapan dimulai. Sebelumnya ISL 2015 ditunda hingga 4 Maret 2015, namun PT Liga Indonesia selaku penyelenggara lebih memilih menyelenggarakan ISL 2015 pada 4 April 2015 dengan segala resikonya. Salah satu resikonya adalah mengenai kontrak pemain habis di tengah jalan. (Moeslim/SINDO/edit)

Jadwal ISL 2015 Diprediksi Padat

Sunday, February 22, 2015

SriwijayaFC.info - Jadwal pertandingan kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2015 diprediksi akan padat. Kompetisi sepakbola tertinggi di Indonesia tersebut direncanakan baru akan digulirkan pada 4 atau 5 April 2015. Alasannya karena tidak memungkinkan digelar pada bulan Maret yang dipenuhi jadwal pertandingan FIFA dan tim nasional Indonesia.

CEO PT Liga Indonesia, Joko Driyono menyebutkan kompetisi ISL 2015 baru bisa dimulai pada bulan April 2015. Kompetisi ISL 2015 juga akan menemui jeda pada bulan Juli, September, Oktober, dan November karena adanya jadwal kualifikasi Piala Asia. Adanya jeda tersebut membuat kompetisi ISL 2015 dijadwalkan padat demi mengejar waktu kontrak pemain dengan klub yang biasanya berakhir pada bulan Desember 2015. "Jadwal pasti padat karena kompetisi baru dimulai bulan April ini," sebut Joko Driyono dilansir laman ligaindonesia.

Demi tercapainya kesepakatan bersama, PT Liga Indonesia selaku penyelenggara kompetisi ISL 2015 akan berdiskusi dengan klub mengenai jadwal kompetisi ISL 2015 yang terbaru. Selain berbicara masalah jadwal, PT Liga Indonesia juga akan membicarakan permasalahan bisnis. (edit/ligaindonesia)

ISL Tak Jelas, Bek SFC Siap Pensiun

Saturday, February 21, 2015

Sriwijayafc.info - Salah seorang pemain Sriwijaya FC (SFC), Fathlul Rahman menunjukkan rasa kesalnya terhadap ketidakjelasan penyelenggaraan kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2015. Bek asal Makassar ini bahkan sudah siap gantung sepatu jika memang ISL 2015 gagal bergulir.

Fathlul Rahman sadar bahwa profesi yang saat ini sedang digelutinya bukanlah profesi yang abadi. Menurut Fathlul Rahman ia akan mencari profesi lain jika berhenti bermain bola. "Tidak harus bermain bola. Karena memang seperti itu, saya harus siap apabila memang kemungkinannya harus seperti itu," ungkap pemain yang berposisi sebagai bek kiri ini dilansir laman Seputar Indonesia.

Curahan hati Fathlul Rahman mengenai ketidakjelasan kompetisi ISL 2015 bukan tanpa alasan. Fathlul Rahman mengaku ia bukanlah orang yang mau pusing. "Penting tenang dan nyaman. Makanya saya juga tidak mau memikirkan konflik kompetisi ini. Kalau batal ya, saya tidak main bola lagi," ungkap Fathlul Rahman.

Kompetisi ISL 2015 ditunda selama dua minggu oleh Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi. Pasalnya berdasarkan verifikasi yang dilakukan masih banyak klub yang belum memenuhi syarat untuk mengikuti kompetisi profesional. SFC sebagai salah satu peserta masuk dalam kategori klub yang "aman" bersama Semen Padang, Persib, dan Persipura. Keempat klub tersebut masuk kategori klub dengan syarat terlengkap. (Moeslim/SINDO)

Penentuan Bagi Goran Ljubojevic

Friday, February 13, 2015

InfoSriwijayaFC - Laga ujicoba Sriwijaya FC (SFC) menghadapi Persiram Raja Ampat pada hari Minggu (15/02) akan menjadi penentuan bagi Goran Ljubojevic. Laga melawang Persiram akan menentukan Goran, apakah akan direkrut atau tidak oleh SFC. Pasalnya tim pelatih SFC akan melihat secara langsung kesiapan seluruh pemain SFC sebelum menghadapi kompetisi 2015.

Asisten Pelatih SFC, Hendri Susilo menuturkan bahwa laga SFC melawan Persiram Raja Ampat akan digunakan oleh tim pelatih untuk melihat kemampuan Goran yang sesungguhnya. Hendri menambahkan bahwa secara kemampuan tidak meragukan kualitas Goran. Namun menurut Hendri, tim pelatih butuh melihat kemampuan Goran melawan tim yang satu level dengan SFC. kap Hendri "Goran sejauh ini terus menunjukkan progres, namun kami masih perlu melihatnya dalam pertandingan melawan tim yang lebih kuat," ungkap Hendri Susilo kepada Sriwijaya Post.

Goran Ljubojevic adalah pemain asing asal Kroasia yang rencananya akan direkrut oleh SFC. Goran diharapkan menjadi jawaban dari kebutuhan SFC terhadap seorang penyerang yang haus gol. Debut perdana Goran bersama SFC telah berlangsung saat melawan PS Universitas Sriwijaya. Pertandingan yang berjalan tidak seimbang tersebut dimenangkan SFC dengan skor 9-0. Ketika itu Goran mencetak empat gol, namun pelatih masih ingin melihat kemampuan Goran ketika melawan tim yang lebih kuat dari PS Universita Sriwijaya. (Hendra/SRIPO)

Jadwal Tanda Tangan Kontrak Goran Tidak Berubah

Thursday, February 12, 2015

InfoSriwijayaFC - Pemain anyar Sriwijaya FC (SFC), Goran Ljubojevic direncanakan akan segera melakukan tanda tangan kontrak pada hari Sabtu (14/02) nanti. Hal tersebut dipastikan oleh Manajer SFC, Robert Heri terkait dengan simpang siurnya status Goran di SFC.

Robert Heri menyebutkan bahwa berkas-berkas Goran sudah diberikan kepada PT Liga Indonesia sebagai bahan verifikasi. Robert Heri optimis Goran lolos verifikasi PT Liga Indonesia. Pasalnya klub yang diperkuat oleh Goran sebelumnya telah memenuhi syarat dari PT Liga Indonesia. "Tanda tangan kontrak akan tetap sesuai jadwal bersama Presiden Klub (Dodi Reza)," ungkap Robert Heri.

SFC sendiri terlihat semakin ngebet untuk segera mengikat pemain yang pernah bermain satu tim dengan Luca Modric dan Eduardo da Silva ini. Penampilan perdana Goran bersama SFC berakhir dengan manis. Goran mencetak empat gol saat SFC membenamkan PS Universitas Sriwijaya dengan skor 9-0. Walaupun hanya berlabel ujicoba, penampilan Goran dianggap memuaskan. (Darwind/SRIPO)

Ljubo Masuk Daftar 10 Penyerang Rekomendasi

Wednesday, February 11, 2015

InfoSriwijayaFC - Bomber anyar Sriwijaya FC (SFC), Goran Ljubojevic ternyata pernah masuk dalam 10 pemain yang direkomendasikan untuk direkrut oleh klub Indonesia. Nama pemain asal Kroasia ini terdapat pada urutan teratas sebagai penyerang yang dianggap layak direkrut.

Situs bola panditfootball.com adalah situs yang mencantumkan nama Goran sebagai salah satu penyerang terbaik yang merumput di Liga Singapura-Malaysia. Postingan yang dimaksud berjudul "10 Penyerang Asing yang Layak Dijajaki Kesebelasan Indonesia" yang dibuat pada 11 Januari 2015. Selain nama Goran, terdapat nama sembilan pemain asing lainnya yang direkomendasikan oleh panditfootball.com. Salah satu nama yang sudah tidak asing lagi bagi pecinta sepakbola tanah air adalah Edward Wilson Junior.

Pemain yang disapa Ljubo ini dianggap pemain yang mempunyai talenta menjanjikan karena pernah memperkuat Tim Nasional Kroasia sejak usia 15 tahun hingga usia 21 tahun. Pada level klub, Goran pernah bermain di klub raksasa Kroasia, Dinamo Zagreb dan satu tim dengan Luca Modric yang kini bermain di Real Madrid dan Eduardo da Silva, mantan bomber Arsenal. (panditfootball/edit)

Tanggapan Bendol Terhadap Kemarahan Ferdinand

InfoSriwijayaFC - Pelatih Sriwijaya FC (SFC) Benny Dollo akhirnya angkat bicara mengenai kemarahan Ferdinand Sinaga kepada suporter SFC. Pelatih yang akrab disapa Bendol tersebut memberikan penjelasan mengenai sikap Ferdinand yang marah ketika suporter SFC meminta foto bersama usai laga melawan Tim Porprov Palembang beberapa waktu lalu.

Bendol menyebutkan ia paham dengan keadaan Ferdinand ketika itu yang masih lelah usai bertanding. Pelatih asal Manado tersebut menambahkan kelelahan yang mendera pemain menyebabkan ikut terpengaruhinya emosi ketika usai bermain. Hal ini yang dianggap sebagai penyebab kemarahan Ferdinand kepada suporter SFC beberapa waktu lalu.

Bendol berharap suporter SFC untuk tidak memaksa pemainnya jika pemain tidak ingin difoto atau diminta tanda tangan. "Kalau pemain tidak bisa, ya bagusnya tidak dipaksa," ungkap Bendol dilansir Sumatera Ekspres. (SUMEKS)

Roh Permainan Sriwijaya FC

Thursday, February 5, 2015

InfoSriwijayaFC - Sriwijaya FC (SFC) melakukan perombakan pemain pada musim kompetisi 2015. Beberapa pemain dengan nama besar dipersepakbolaan tanah air diboyong ke Palembang. Targetnya SFC tidak main-main, yakni menjadi juara Indonesia Super League (ISL) 2015 ke Palembang.

Salah satu pemain yang menjadi sorotan publik SFC adalah Morimakan Koita. Pemain asing yang berasal dari Mali ini dianggap sebagai perekrutan pemain asing terbaik SFC. Sebelumnya SFC sempat merekrut pemain asing lainnya, yakni Christian Vaquero dan juga menyeleksi pemain asing. Sedangkan Abdullaye Yossouf Maiga adalah pemain yang telah bermain bersama SFC sejak musim lalu.

Asisten Pelatih SFC, Hendri Susilo menuturkan bahwa Morimakan Koita merupakan roh permainan SFC. Pergerakan dan kemampuannya membawa bola cukup membuat repot lawan SFC menjadi nilai lebih pemain bernomor punggung 10 tersebut. Hendri Susilo menambahkan jika saat ini Koita mengalami perkembangan yang baik bersama tim SFC dan sudah mulai menyatu dengan tim. Hendri Susilo juga mengakui kekurangan Koita, yakni akurasi tendangan ke gawang. "Koita roh skuad dan pengatur alur bola. Memang tugasnya bukan untuk mencetak gol," ungkap Hendri Susilo dilansir laman Seputar Indonesia. (Moeslim/SINDO)

Patrich Wanggai Terancam "Nganggur"

InfoSriwijayaFC - Pemain depan Sriwijaya FC (SFC), Patrich Wanggai terancam akan banyak menunggu bangku cadangan SFC. Pasalnya pemain yang musim lalu bermain di Liga Malaysia tersebut dianggap kalah bersaing dengan Yohanis Nabar. Dua kompetisi pra musim yang diikuti oleh SFC, Patrich Wanggai selalu masuk menggantikan pemain lain.

Menurut Pelatih SFC, Benny Dollo, Patrich Wanggai belum menemukan performa terbaiknya, sedangkan Yohanis Nabar terus naik performanya dalam setiap latihan. Benny Dollo menambahkan bahwa ia tidak mungkin menurunkan Patrich Wanggai dalam pertandingan jika pemainnya tersebut tidak siap. "Siapa yang saya turunkan, dia yang memiliki progres di setiap latihan," ungkap Benny Dollo dilansir laman Sumatera Ekspres.

Salah satu faktor yang dianggap menyebabkan Patrich Wanggai belum menemukan performa terbaiknya adalah karena faktor berat badan. Namun pada akhirnya setelah dilakukan analisis mendalam faktor berat badan bukanlah penyebabnya karena postur Patrich Wanggai memang seperti itu. (Windy/SUMEKS)

Fauzi Toldo Saingi Markus Horison

Wednesday, February 4, 2015

InfoSriwijayaFC - Penjaga gawang klub Sriwijaya FC (SFC) musim lalu, Fauzi Toldo mencoba peruntungan di Pulau Sulawesi. Klub yang menjadi tujuannya adalah PSM Makassar. Diklub yang berjuluk "Juku Eja" tersebut, Fauzi berstatuskan sebagai pemain seleksi.

Menurut Fauzi ia optimis dapat bersaing dan bergabung dengan PSM Makassar. Fauzi menambahkan bahwa targetnya di PSM Makassar adalah merebut posisi penjaga gawang utama. Posisi yang selama ini ia tempati diklub SFC."Targetnya pasti kiper utama," ungkap penjaga gawang berusia 33 tahun tersebut dilansir laman Seputar Indonesia.

Sebelumnya PSM Makassar telah memiliki dua penjaga gawang, yakni Markus Horison dan Dimas Galih. Kerja keras harus dilakukan oleh Fauzi Toldo untuk menyaingi Markus Horison. Seperti yang diketahui bersama, Markus Horison adalah mantan penjaga gawang nomor satu Tim Nasional Indonesia. Nama besar dan pengalaman Markus Horison tentu akan menjadi tantangan tersendiri bagi Fauzi untuk mejadi penjaga gawang utama PSM Makassar di Indonesia Super League 2015. (Agus/SINDO)

Selamat Bertugas Tibo!

Monday, January 26, 2015

InfoSriwijayaFC - Titus Bonai dipastikan akan menjadi kapten tim Sriwijaya FC (SFC) musim 2015. Pemain yang akrab disapa Tibo tersebut menyingkirkan kandidat kapten SFC lainnya, seperti Ferdinand Sinaga dan Abdullaye Maiga.

Asisten Pelatih Tim SFC, Hartono Ruslan menyebutkan bahwa Tibo pantas untuk menyandang ban kapten SFC semusim ke depan. Salah satu alasan utama yang menjadikan Tibo sebagai kapten SFC adalah komunikasi Tibo yang bagus. Menurut Hartono Ruslan, Tibo adalah type pemain yang bisa berkomunikasi dengan baik ke seluruh pemain. "Tibo merupakan pemain bagus, memiliki jiwa kepemimpinan, dapat menjaga komunikasi dalam tim, dan senior," ungkap Hartono Ruslan dilansir laman Sumatera Ekspres.

Dilain pihak, Tibo mengaku senang dan bangga dengan penunjukkannya sebagai kapten SFC musim 2015. Menurutnya ia akan berusaha sebaik mungkin dan bekerja keras untuk SFC. Tibo menambahkan bahwa tugasnya adalah memimpin rekan-rekannya di lapangan. Tugas yang tidak mudah tentunya. Selamat bertugas Tibo!

Sumber: Sumatera Ekspres

Jeki Anggap Pujian Membuat Terlena

Thursday, January 22, 2015

InfoSriwijayaFC - Manajemen Sriwijaya FC (SFC) melakukan perombakkan pada musim 2015. Beberapa pemain bintang diboyong untuk memperkuat tim SFC. Namun manajemen SFC tidak menutup mata terhadap kualitas pemain lokal asal Sumatera Selatan. Nama Jeki Arisandi adalah salah satu pemain lokal yang kini menjadi pemain andalan Benny Dollo.

Jeki Arisandi menuturkan bahwa ia sangat termotivasi untuk menunjukkan penampilan terbaiknya. Rasa cintanya pada SFC membuatnya termotivasi sehingga tetap bisa bersaing dengan pemain lainnya. Upayanya tidak sia-sia, kini ia kerap tampil menjadi andalan di lini belakang SFC.

Penampilannya yang garang dan tanpa kompromi mendapatkan apresiasi dari pendukung SFC. Namun menurutnya hal tersebut justru dapat menurunkan performanya. "Pujian membuat terlena. Saya harus tepis semua pujian dan jadikan itu hanya sebuah ucapan bukan hasil," ungkap Jeki dilansir laman Seputar Indonesia.

Pemain sempat bermain di PS Bangka dan Persis Solo ini berharap SFC suatu waktu kelak dapat diisi dengan pemain lokal. Jeki menghimbau agar generasi muda di Sumatera Selatan berlatih dengan keras agar impian tersebut dapat tercapai. "Semoga bisa menjadi motivasi generasi muda," sebut Jeki Arisandi. (SINDO)
 

© 2014 INFO SRIWIJAYA FC - All Rights Reserved | Supported by : Blogger | Presented by : Info Sriwijaya FC | Desain by : Andrean Wahyu Effendy