Latest Post

Kone: Suporter Adalah Nyawa Kedua

Written By InfoSriwijayaFC on Wednesday, April 16, 2014 | 07:30

InfoSriwijayaFC - Keberadaan suporter bagi sebuah klub sepakbola, tidak hanya sebagai pajangan atau pemanis. Suporter bak nyawa kedua bagi tim. Pemain Lancine Kone menilai, di belahan dunia manapun, suporter selalu ada untuk tim sepakbola. Suporter menurut dia, ibarat suplemen, dan nyawa kedua bagi Sriwijaya FC.

"Mereka tidak hanya membuat semarak pertandingan, tetapi dukungan mereka menjadi ruh tambahan. Menjadi kekuatan baru ketika stamina sudah mulai menurun terutama di menit-menit akhir," jelas Kone.

Seperti diketahui, manajemen mendaftarkan tiga suporter yakni Singa Mania, Sriwijaya Mania Sumsel, dan Simanis Ultras Palembang ke PT Liga Indoneisa. Didaftarkannya secara resmi ketiga kelompok suporter yang kerap berselisih paham sepanjang keberadaan SFC di ISL ini, menjadi bukti bahwa mereka diakui sebagai ruh kedua bagi SFC.

Tanpa suporter yang dikelola dengan baik, maka akan terasa hambar. Suporter di jajaran klub-klub elit Eropa menjadi bagian penting dan turut mendongkrak popularitas, menarik minat sponsor, dan memberikan kontribusi berupa pemasukan dari sektor penjualan tiket dan marchendise bagi klub. (Hendra/SRIPO)

Forkom Suporter SFC Siap Beraksi

Written By InfoSriwijayaFC on Saturday, April 12, 2014 | 16:32

InfoSriwijayaFC - Manajemen Sriwijaya FC (SFC) membentuk Forum Komunikasi Suporter SFC. Hal ini dilakukan untuk memperat tali silaturahmi antara kelompok suporter SFC yang ada. Harapannya dengan adanya forum komunikasi tersebut, kejadian anarkis yang kerap melibatkan kelompok suporter SFC dapat diminimalisir.

Sekretaris PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), Faisal Mursyid menegaskan mulai pertandingan SFC menghadapi Persita Tangerang, (22/04) nanti sebelum pertandingan akan diadakan silaturahmi. Untuk mewujudkan hal tersebut, manajemen SFC akan berkoordinasi dengan 15 orang perwakilan kelompok suporter SFC yang menjadi pengurus forum komunikasi untuk menyusun program kerja yang dapat mempererat silaturahmi antar kelompok suporter SFC.

Untuk diketahui, Forum Komunikasi Suporter SFC ini dibentuk pada 26 Februari 2014. Ketika itu merupakan momen ikrar damai tiga kelompok suporter SFC, yaitu Simanis Ultras Palembang (SUP), Sriwijaya Mania, dan Singa Mania. Dari tiap kelompok suporter diambil lima perwakilan yang menjadi pengurus Forum Komunikasi Suporter SFC. (Tribun Sumsel/edit)

Rishadi dan Firdaus Siap Libas Mantan Klub

Written By InfoSriwijayaFC on Thursday, April 10, 2014 | 20:17

InfoSriwijayaFC - Dua pemain Sriwijaya FC, Firdaus Ramadhan dan Rishadi Fauzi, sama-sama dibesarkan Persita Tangerang. Namun, mereka menyatakan melupakan kenangan tersebut. Bahkan keduanya berambisi untuk mempersembahkan kemenangan bagi SFC saat berhadapan pada Selasa (22/4) nanti. 

Kedua pemain tersebut menyatakan kesiapannya apabila diberikan kepercayaan oleh pelatih. Apalagi saat ini Rishadi dalam kondisi on fire, setelah dirinya berhasil mencetak delapan gol, dalam empat pertandingan ujicoba yang digelar belum lama ini. 

Begitupula dengan Daus, panggilan akrab, Firdaus Ramadhan. Saat ini menurut dia, kondisi cedera yang dialaminya sudah hampir pulih 100%, dengan sisa waktu hampir dua pekan dirinya optimistis bisa sembuh total dan bisa kembali memperkuat SFC. 

Dijumpai di Mes Pertiwi, Palembang, Rishadi mengatakan, sebagai seorang pemain profesional saat ini dirinya hanya fokus untuk mempersembahkan performa terbaiknya kepada Laskar Wong Kito. Dia juga sangat berhasrat untuk menjebol gawang Persita Tangerang. 

''Tetapi mengenai apakah saya nanti akan diturunkan atau tidak, semuanya tergantung keputusan dari pelatih. Jika memang saya diberikan kepercayaan, tentu saja tidak akan menyia-nyiakannya, meskipun tim yang akan dihadapi merupakan mantan klub. Saya yakin SFC bisa meraih poin penuh,'' ungkapnya.

Hanya saja, mantan penggawa Tim Nasional U-23 ini sedikit kecewa dengan adanya pengunduran jadwal pertandingan menghadapi Barito Putera, yang semula akan digelar Minggu (13/04) menjadi Minggu (04/05) mendatang. Meskipun dirinya memahami, perubahan jadwal itu terkait dengan masalah keamanan. Sebab menurut Rishadi, adanya perubahan jadwal itu telah membuat dia dan rekan-rekan pemain SFC lainnya merasa jenuh.  

''Perubahan jadwal itu semakin membuat kami jenuh, apalagi kami sudah mempersiapkan diri dengan matang melalui pemusatan latihan dan pertandingan ujicoba, tapi mau bagaimana lagi,''jelasnya. Terlepas dari kekecewaan itu, Rishadi mengungkapkan, perubahan jadwal itu telah membuat SFC memiliki tambahan waktu untuk mempersiapkan diri lebih baik lagi, dalam mematangkan pola permainan. 

Di tempat yang sama, Firdaus Ramadhan mengatakan, diundurnya jadwal pertandingan melawan Laskar Antasari, julukan Barito Putera, tidak begitu mempengaruhi psikologis pemain maupun tim. Saat ini lanjut Daus, dirinya terus melakukan terapi untuk menyembuhkan cedera dibangian lutut kanannya secara intensif. Dengan cara ini, dia berharap bisa ikut berjuang bersama rekan-rekan lainnya menghadapi mantan klubnya. Dirinya juga mengaku tidak akan merasa canggung, saat bertarung dilapangan dengan mantan rekan satu timnya. 

''Saat ini saya pemain SFC, jadi saya pasti akan membela dengan seluruh kekuatan untuk memenangkan tim ini, meskipun lawan yang akan dihadapi merupakan mantan klub saya sebelumnya. Penundaan pertandingan melawan Barito Putera membuat saya memiliki banyak waktu untuk memulihkan diri, sehingga pada pertandingan melawan Persita nanti, saya berharap sudah pulih 100% dan bisa masuk dalam line up,” harapnya. (Yopie/SINDO)

Fauzi Toldo Dikerjai Petugas TPS

InfoSriwijayaFC - Momen Pemilihan Umum (Pemilu) menjadi perhatian serius dari skuad Sriwijaya FC (SFC). Meskipun banyak sosialiasi cara mencoblos yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), namun beberapa pemain SFC sedikit mengalami hambatan saat menyalurkan hak pilihnya kemarin.

Seperti kisah striker muda, Rizky Dwi Ramadhana yang mengaku kebingungan saat membuka lembar untuk memilih para calon legislatif (caleg)."Banyak gambarnya, saya terpaksa buka contekan memastikan caleg yang memang sudah disuruh keluarga sebelumnya di rumah," ujar pemain terbaik ISL U-21 ini.

Menurut dia, memang sengaja menyisihkan waktu memberikan hak suaranya pada pesta demokrasi 5 tahunan ini."Sebagai warna negara yang baik, tentu turut serta memberikan sumbangsih pemilu kali ini," kata Rizky yang menyalurkan hak pilihnya melalui TPS 64 di daerah Perumnas Sako.

Pencoblosan juga dilakukan kiper SFC, Fauzi Toldo yang berdomisili di Banyuasin. Bersama istrinya dan ditemani dua anaknya, eks pemain Persisam ini mendampingi TPS 01 di Kelurahan Tanah Mas Banyuasin pukul 09.00WIB dan harus menunggu antrian sekitar 30 menit sebelum dipanggil Ketua KPPS setempat mencoblos.

"Saya pilih caleg yang memiliki kepedulian tinggi terhadap masyarakat dan khususnya membangun olahraga di Sumsel serta Banyuasin. Tapi memang cukup banyak lembaran kertasnya, sebelumnya saya melihat panduan di dinding TPS lebih dulu agar suara saya sah nantinya," jelas Fauzi.

Kejadian unik sempat terjadi usai Fauzi melakukan pencoblosan dan memasukkan kertas suara ke kotak yang disiapkan. Alumnus PON 2004 Sumsel langsung mencelupkan jari kelingking tangan kirinya ke tempat tinta yang sudah disiapkan. Namun kemudian, ketua KPPS menegur Fauzi dan menyuruhnya mengulang mencelupkan jari kelingkinya yang di sebelah kanan.

Namun usai Fauzi mencelupkan jari kelingkin tangan kanannya, ketua KPPS akhirnya berseloroh mengatakan itu hanya untuk mengerjai dan disambut gelak tawa warga yang lainnya. "Kapan lagi kami ngerjai Fauzi Toldo, selama ini kami hanya melihat di televisi. Jangan marah yo, bawa SFC juara dan menjadi kebanggaan masyarakat Sumsel," ujar warga yang hadir. (Sriwijaya Post)

Alasan Pertandingan SFC vs Barito Ditunda

Written By InfoSriwijayaFC on Tuesday, April 8, 2014 | 21:07

InfoSriwijayaFC - Terjawab sudah kepastian jadwal pertandingan antara Sriwijaya FC (SFC) kontra Barito Putera. Pertandingan yang sedianya dijadwalkan Minggu (13/4) di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) Palembang akhirnya dilaksanakan pada Minggu, 4 Mei mendatang. Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris PT. Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) Faisal Mursyid setelah menerima konfirmasi dari PT Liga Indonesia mengenai status pertandingan SFC vs Barito Putera.

"Kita sudah mendapatkan balasan dari PT. Liga bahwa pertandingan lawan Barito ditunda hingga 4 Mei," kata Faisal. Sebelumnya Faisal menginformasikan bahwa pihak keamanan tidak memberikan izin pada pertandingan tersebut lantaran masih dalam suasana pemilu legislatif.

Manajemen SFC sudah berkoordinasi dengan pihak Polresta Palembang yang diwakili oleh Kasat Intel Polresta Palembang. Pertemuan tersebut menghasilkan tidak mendapatkan izin rekomendasi melangsungkan pertandingan. "Menurut kepolisian, pada hari tersebut masih dalam tahap penghitungan suara. Polisi masih konsentrasi menjaga keamanan disetiap tempat," kata Faisal. (Wenny/TribunSumsel)

Garansi Tidak Ada Yang Dipecat

Written By InfoSriwijayaFC on Monday, April 7, 2014 | 15:29

InfoSriwijayaFC - Manajemen Sriwijaya FC (SFC) memberikan jaminan tidak ada pemain yang akan dievaluasi usai putaran pertama kompetisi Indonesia Super League (ISL) berakhir nanti. Erol Iba dkk. mendapatkan garansi mereka akan tetap menjadi bagian dari Laskar Wong Kito hingga akhir musim kompetisi mendatang. 

Jaminan itu diungkapkan Manajer tim SFC, Robert Heri untuk menangkis banyaknya spekulasi yang berkembang jika pihaknya akan melakukan perombakan tim setelah menyelesaikan tiga pertandingan akhir putaran pertama ISL yakni, menghadapi Barito Putra (13/4), Persita Tangerang (22/4), dan Persik Kediri (26/4). 

Dengan cara ini, dia berharap fokus seluruh pemain tidak terpecah karena dibayang-bayangi kekhawatiran bakal diputus kontrak seperti yang dialami oleh Maman Abdulrahman, belum lama ini.  ''Saya jamin, tim kita tidak akan ada lagi pengurangan ataupun penambahan pemain baru hingga akhir musim nanti. Karena itu pemain tidak perlu risau dan khawatir mengenai nasibnya di SFC,' 'tegasnya. 

Untuk klub sebesar SFC, gonjang-ganjing seputar pemecatan terhadap pemain yang dinilai tidak memberikan kontribusi terhadap tim merupakan hal yang wajar. Apalagi, para pendukung tim kebangaan masyarakat Sumsel ini pastinya menginginkan hasil terbaik, saat putaran kedua kompetisi ISL 2014 berakhir nanti. 

Dengan format baru yang diterapkan PT. Liga Indonesia musim ini, maka hanya ada empat tim saja dari wilayah Barat dan Timur yang otomatis mendapatkan jatah tiket, menuju babak delapan besar. Artinya, pada akhir putaran kedua nanti SFC minimal harus berada di posisi empat besar. 

Akan tetapi, setelah melihat performa tim yang belum stabil dan naik turun seperti yang terlihat dari tujuh pertandingan terakhir, maka sangat wajar jika para pendukung Laskar Wong Kito menginginkan adanya perubahan didalam tim, jika ternyata pada akhir putaran pertama ini posisi tim kesayangannya masih tercecer dipapan tengah wilayah barat. 

Kondisi ini tidak lain disebabkan, masih belum terlihatnya penampilan terbaik sejumlah pemain yang telah direkrut sejak awal musim seperti Syamsir Alam, Vali Kenari, Firdaus Ramadhan, Rishadi Fauzi dan lainnya. Sehingga mereka selalu menjadi penghangat bangku cadangan. 

Jika situasi ini terus terjadi, maka bukan tidak mungkin SFC akan kalah bersaing dengan rivalnya seperti Arema Cronus, Semen Padang, Persija Jakarta, Persib Bandung, maupun Pelita Bandung Raya. Apalagi hingga pertandingan ketujuh, SFC baru mengumpulkan delapan poin hasil dari dua kali menang, dua kali imbang dan tiga kali kekalahan. 

Memang harus diakui, keputusan manajemen yang memutus kontrak hampir seluruh pemain terbaiknya musim lalu dan hanya menyisakan M Sobran, membuat pelatih Subangkit harus bekerja ektrakeras untuk membangun kembali tim dari nol besar. 

Belum lagi badai cedera yang terjadi pada awal musim, sehingga membuat SFC terpaksa harus menurunkan pemain muda sebagai tim inti. Tapi, tetap saja hal itu tidak bisa terus menerus menjadi bagi manajemen untuk mencari pembenaran atas buruknya performa tim. 

Karena itulah, para pendukung menginginkan adanya perubahan dalam tim SFC agar tim yang mereka banggakan bisa kembali disegani di kancah sepak bola tanah air. ''Jadi sekali lagi saya tegaskan, kalau ada isu mengenai evaluasi tim, itu sama sekali tidak benar.Kita tetap yakin dengan komposisi pemain yang ada saat ini,” ungkapnya. 

Pelatih SFC Subangkit, menambahkan setelah melakukan pemusatan latihan dan rangkaian ujicoba, dia yakin penampilan anak asuhnya akan lebih baik lagi. Bahkan dia optimistis bisa menyapu bersih tiga laga sisa putaran pertama ini dengan hasil maksimal.''Semua butuh proses, setelah TC dan beberapa kali uji coba, saya lihat tim ini terus menunjukkan peningkatan,'' pungkasnya. (Yopie/SINDO)

SSL: SPC Rekrut Eks Striker Sriwijaya FC

Written By InfoSriwijayaFC on Sunday, April 6, 2014 | 13:31

InfoSriwijayaFC -  Minat para pemain dari kompetisi teratas mulai dari ISL hingga Divisi Utama untuk bermain di kompetisi Sumsel Super League (SSL) cukup tinggi. Hal ini terbukti setelah adanya kabar bahwa Feriansyah Mas'ud eks pemain Pelita Jaya musim 2010 lalu, merapat ke Sriwijaya Press Club (SPC), kini salah satu kontestan SSL lainnya Petani FC juga merekrut eks penyerang Sriwijaya FC (SFC), Isoewardi.

"Alhamdulillah mantan pemain SFC Isoewardi resmi begabung dengan Petani FC, majulah sepakbola Sumsel," ujar CEO SSL, Hendri Zainuddin. Hendri menilai, tidak hanya Petani FC dan SPC yang bergerak merekrut pemain-pemain yang pernah berkecimpung di kompetisi teratas, tim-tim lain seperti Pertamina yang mendatangkan pemain asing, kemudian beberapa banyak lainnya juga mendatangkan pemain berkualitas termasuk PS Pusri.

Hendri menambahkan meski Isoewardi sudah cukup senior namun skill-nya masih terjaga, dia bisa memberikan pengaruh positif kepada para pemain muda yang akan berlaga di SSL. Masuknya banyak pemain berpengalaman macam Isoewardi dalam kompetisi SSL membuat Hendri optimis kualitas SSL akan terjamin. "Dia (Isoewardi, red) pernah memperkuat SFC musim 2006-2007 dimasa Pelatih Suimin (Diharja, red), dia juga pernah bermain untuk PS Palembang dan terakhir bermain di Divisi I bersama PS Bank Sumsel Babel," jelas Hendri. (SRIPO/Edit)

Syakir Belum Puas, Rizky tak Kecewa

Written By InfoSriwijayaFC on Friday, April 4, 2014 | 13:48

InfoSriwijayaFC - Dua pemain muda Sriwijaya FC, Syakir Sulaiman dan Rizky Dwi Ramadhana, memperoleh pengalaman berbeda saat membela Tim Nasional U-23. Syakir mendapat kepercayaan bermain dalam uji coba, sedangkan Rizky tidak diturunkan oleh pelatih Aji Santoso.

Tampil full time saat memperkuat Timnas U-23 mengalahkan Singapura dengan skor 2-1, Syakir belum puas. Winger Sriwijaya FC belum mencatatkan namanya di papan skor, meskipun banyak mendapatkan peluang. Jika pelatih masih memberikan kepercayaan kepadanya, pemuda asal Nanggroe Aceh Darussalam ini berjanji akan memperbaiki performanya dan berusaha untuk mencetak gol bagi timnas U-23.

''Saya bersyukur bisa mendapatkan kepercayaan bermain penuh dari pelatih, saat pertandingan uji coba tadi (kemarin) malam. Tapi saya merasa belum puas, karena belum berhasil mencetak gol. Mudah-mudahan dipertandingan selanjutnya saya bisa lebih beruntung, itupun jika pelatih masih memberikan kepercayaan kepada saya,” ungkap pemain muda terbaik Indonesia Super League (ISL) musim lalu ini.

Syakir sendiri seperti mendapatkan berkah, bisa langsung mendapatkan kepercayaan penuh dari jajaran pelatih Timnas U-23 untuk menempati starting line-up. Apalagi tahun lalu, meski sempat dipanggil oleh Pelatih Rahmad Darmawan, yang kala itu membesut Timnas U-23 untuk menghadapi ajang SEA Games, nama mantan pemain Persiba Balikpapan ini akhirnya dicoret.''Saya banyak mendapatkan pelajaran berharga di sini (pelatnas), karena itu saya optimistis bisa bermain lebih baik lagi nanti,''janjinya.

Terpisah, Risky Dwi Ramadhana tidak kecewa belum dimainkan. Dia menyatakan masih terus berharap dirinya bisa mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan kualitasnya dalam pertandingan resmi, meski hanya sebatas uji coba.''Saya akan berusaha lebih keras lagi, agar pelatih bisa melirik saya dan menurunkan saya dalam pertandingan uji coba lainnya,''harapnya Eky, panggilan Rizky Dwi Ramadhana. (Yopie/SINDO)

RH: SFC Sayang Shobran

Written By InfoSriwijayaFC on Sunday, March 23, 2014 | 08:19

InfoSriwijayaFC - Manajer Tim Sriwijaya FC (SFC), Robert Heri mengatakan tidak akan mengevaluasi Muhammad Sobran yang saat ini masih mengalami cidera tempurung lututnya. Shobran mendapatkan cedera lutut saat SFC bermain dalam partai persahabatan di Musi Banyuasin pada bulan Juli 2013 lalu.

Meski pemilik nomor punggung 2 itu sejak Juli 2013 belum memberikan kontribusi untuk SFC, akan sangat disayangkan jika putra daerah itu harus senasib dengan Maman Abdurrahman yang sejak Jumat (21/3/2014) lalu bukan milik laskar Wong Kito lagi. Seperti yang diketahui Maman dilepas SFC karena dianggap tidak adanya kepastian mengenai kesembuhan cederanya.


"Yang jelas, SFC sayang sama Shobran karena priortas putra Sumsel. Kalau memang tidak ada pikiran itu, tidak mungkin masih dipertahankan. Kalau memang mau memecat Sobran dari awal. Kita sudah tahu kalau Shobran cidera, tapi karena pertimbangan putra daerah, jadi tetap dipertahankan," kata Robert.

Terkait masalah gaji Sobran yang dipotong hingga 9 juta per bulan dan down payment (DP) yang dihanguskan sebesar 15 persen, Robert tak ingin banyak komentar karena menurutnya, itu bukan kapasitas dirinya untuk menjawab. Untuk itu Robert mengatakan akan menanyakannya kepada pihak yang terkait. (TribunSumsel/edit)

Alasan Maman Dipecat

Written By InfoSriwijayaFC on Saturday, March 22, 2014 | 10:34

InfoSriwijayaFC - Kabar mengejutkan datang dari manajemen tim Sriwijaya FC (SFC). Salah satu pemainnya, yakni Maman Abdurrahman secara resmi dilepas oleh SFC. Padahal menurut Maman ia sudah siap dimainkan pasca cedera lutut yang menderanya. Maman sendiri mengaku sudah siap diturunkan saat SFC menjamu Barito Putera, Minggu (13/04) nanti.

Manajer tim SFC, RObert Heri mengungkapkan jika alasan manajemen SFC melepas Maman karena tidak ada kepastian mengenai kesembuhan cedera Maman. Dan jika Maman memang sudah pulih, manajemen SFC takut cedera Maman kambuh lagi. "Keputusan diambil berdasarkan rapat bersama dengan jajaran pelatih dan dokter tim. Hasilnya SFC terpaksa memutus kontrak Maman di tengah jalan," ungkap Robert Heri.

Dilain pihak, Maman yang mendapatkan informasi mengenai keputusan manajemen SFC yang melepasnya, langsung membatalkan rencan kepulangannya ke Palembang pasca liburan. Maman berharap manajemen SFC membayarkan kompensasi akibat pemutusan kontrak di tengah jalan tersebut. Menurut Maman ia berhak mendapatkan kompensasi karena cedera yang ia alami akibat membela SFC. "Saya harap kompensasi bisa dibayarkan manajemen, karena cedera ini saya alami saat membela SFC," kata Maman.

Seperti yang diketahui, Maman mendapatkan cedera saat membela SFC diajang kompetisi pra musim, yakni Inter Island Cup 2014. Hingga tujuh laga yang telah dijalani SFC di Indonesia Super League 2014, Maman belum sekalipun bermain akibat cedera yang ia derita. (Sripo/edit)

Daftar Pemain Timnas U-23 Indonesia

Written By InfoSriwijayaFC on Friday, March 21, 2014 | 20:17

InfoSriwijayaFC - Badan Tim Nasional (BTN) merilis 23 nama pemain yang dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan tahap kedua Timnas U-23.. Timnas U-23 ini yang dipersiapkan untuk mengikuti ajang Asian Games September mendatang di Incheon, Korea Selatan, akan menggelar pemusatan latihan kedua 19 Maret hingga 4 April di Yogyakarta.

Dalam pemusatan latihan, nantinya akan diselingi dengan tiga pertandingan uji coba. Namun calon lawannya akan diumumkan dalam dua hari ke depan mengingat PSSI melalui Departemen International masih melakukan komunikasi antar federasi.

Dari daftar pemain yang diumumkan, terdapat dua nama punggawa Sriwijaya FC, yakni Syakir Sulaiman dan Rizky Dwi Ramadhan. Rizky lolos seleksi tahap pertama dan Syakir baru dipanggil pada pemusatan latihan tahap kedua ini. Sedangkan satu pemain Sriwijaya FC lainnya yang sempat mengikuti seleksi tahap pertama, Hapit Ibrahim tidak lolos seleksi.

Berikut 23 nama pemain Timnas U-23:

1. Teguh Amirudin (GK) Perseru Serui
2. Yogi Triana (GK) Persita Tangerang
3. Raden Galuh Noor (GK) Pelita Bandung Raya
4. Saifudin (DEF) Pelita Bandung Raya
5. M. Zainuri (DEF) Pra PON Jatim
6. Eki Taufik (DEF) Persela Lamongan
7. Achmad Hisyam Tole (DEF) Persebaya Surabaya
8. Alfin Tuasalamony (DEF) Persebaya Surabaya
9. Saiful Indra Cahya (DEF) Persik Kediri
10. Dani Saputra (DEF) Persija Jakarta
11. A. Bachtiar (DEF) Persekabpas
12. Rasyid Bakri (MID) PSM Makassar
13. Dedi Kusnandar (MID) Persebaya Surabaya
14. Syakir Sulaiman (MID) SRIWIJAYA FC
15. Loudri Setiawan (MID) Putra Samarinda
16. Ramdhani Lestaluhu (MID) Persija Jakarta
17. Ridho Nur Cahyo (MID) Pra PON Jatim
18. Fandi Eko Utomo (MID) Persebaya Surabaya
19. Novri Setiawan (MID) Persebaya Surabaya
20. Muchammad Erland (MID) PSM Makassar U-21
21. Fandi Achmad (FW) Perseba Super
22. Rizky Dwi Ramadhana (FW) SRIWIJAYA FC
23. Aldari Makatindu (FW) Putra Samarinda

Sumber: Inilah.Com (edit)

Daftar Pemain Timnas Indonesia yang Dibawa ke Spanyol

Written By InfoSriwijayaFC on Monday, March 17, 2014 | 20:39

InfoSriwijayaFC - Pelatih Timnas Indonesia Alfred Riedl membawa 24 pemain ke tur Spanyol yang berlangsung 22 Maret hingga 4 April 2014. Tur dilaksanakan untuk persiapan menghadapi AFF Cup 2014 yang akan berlangsung 22 November-20 Desember 2014 mendatang.

Di Spanyol, timnas senior akan menjajal dua Timnas, yakni Andora dan Kuba. Satu lawan tanding lainnya adalah klub La Liga, Elche. Andora akan menjadi lawan pertama Indonesia yakni 26 Maret. Tiga hari kemudian menghadapi Kuba dan 2 April menjajal Elche.

Pertandingan akan digelar di stadion FC Alzira, di Cullera, Valencia. Kick off pertandingan digelar pukul 15.00 waktu setempat, sehingga diharapkan disaksikan di televisi pukul 21.00 WIB. Para pemain senior akan memulai TC persiapan sebelum bertolak ke Spanyol pada 19 Maret di Karawachi. Dijadwalkan akan bertolak ke Spanyol pada 22 Maret.

Pemain yang Dibawa Riedl ke Spanyol
1. Andritany Adhiyasa (GK) Persija Jakarta
2. I Made Wirawan (GK) Persib Bandung
3. Choirul Huda (GK) Persela Lamongan
4. Diego Robbie Michiels (DEF) Mitra Kukar
5. Novan Setya Sasongko (DEF) Semen Padang
6. Achmad Jufriyanto (DEF) Persib Bandung
7. Muhammad Roby (DEF) Putra Samarinda
8. Ricardo Salampessy (DEF) Persebaya Surabaya
9. Fachruddin Wahyudi Aryanto (DEF) Persepam MU
10. Zulkifli Syukur (DEF) Mitra Kukar
11. Supardi Nasir Bujang (DEF) Persib Bandung
12. Slamet Nurcahyono (MID) Persepam MU
13. Amirul Mukminin (MID) Barito Putera
14. Ferdinan Alfred Sinaga (MID) Persib Bandung
15. Rizky Ahmad Sanjaya Pellu (MID) Pelita Bandung Raya
16. Bayu Gatra Sanggiawan (MID) Putra Samarinda
17. Firman Utina (MID) Persib Bandung
18. Manahati Lestusen (MID) Persebaya Surabaya
19. Raphael Guillermo Maitimo (MID) Mitra Kukar
20. Muhammad Ridwan (MID) Persib Bandung
21. Zulham Malik Zamrun (MID) Mitra Kukar
22. Greg Nwokolo (FW) Persebaya Surabaya
23. Tantan (FW) Persib Bandung
24. Talaohu Abdulmushafry (FW) Pelita Bandung Raya

(Sumber: Jawa Pos)
 
Support : Creating Website | Blogger | InfoSriwijayaFC
Copyright © 2011-2014. INFO SRIWIJAYA FC | Laskar Wong Kito - All Rights Reserved