Fauzi Pegang Rekor

Friday, July 18, 2014

InfoSriwijayaFC - Sebanyak 15 pertandingan yang dijalani Sriwijaya FC, kiper Fauzi Toldo, Abdoulaye Yossouf Maiga dan Anis Nabar paling banyak tampil bersama Sriwijaya FC. Ketiganya pun minim menerima kartu kuning.

Toldo adalah pemain yang paling sering tampil, hampir di semua pertandingan dia tidak pernah absen, tercatat dari 15 penampilannya Toldo mencatatkan rekor tampil 1350 menit dan hanya 1 kali menerima kartu kuning.

Posisi kedua adalah Anis Nabar menerima 1 kartu kuning, tampil sebanyak 15 kali, dengan durasi 1338 menit. Sementara Maiga yang menerima 3 kartu kuning dan tampil sebanyak 14 kali, dengan durasi 1241 menit.

Seperti diketahui, untuk pertama kali di kompetisi Indonesian Super League (ISL) musim ini, SFC mendapat hukuman dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI. Namun hukuman diberikan bukan ulah penonton, tetapi 5 Kartu Kuning itu didapatkan saat menjamu Persija Jakarta, Minggu (08/06) lalu di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang.

Dalam laga yang berkesudahan 3-1 untuk kemenangan SFC itu, tercatat 5 pemain SFC yakni Vendry Mofu, Abdoulaiye Maiga, Firdaus Ramadhan, Syakir Sulaiman dan Rishadi Fauzi mendapat kartu kuning dari wasit Handri Kristanto. Khususnya untuk Mofu membuat dia menjadi pemain paling garang dan mendapatkan 6 kartu kuning.

Manajer SFC, Robert Heri mengaku tidak mempermasalahkan hukuman ini karena kartu kuning yang diterima pemain murni bagian dari permainan bukan perilaku buruk. "Kita dari manajemen tidak menghalangi pemain untuk tidak menerima kartu kuning di pertandingan, memang selalu diingatkan untuk tidak melakukan tindakan yang tidak perlu atau menunjukkan sikap yang tidak sesuai semangat fair play," ungkap Robert. (SRIPO)

Perubahan Jadwal SFC

Wednesday, July 16, 2014

InfoSriwijayaFC - PT Liga Indonesia selaku regulator Indonesia Super League (ISL) melakukan penyesuaian jadwal pada laga putaran kedua ISL 2014. Sriwijaya FC (SFC) sebagai salah satu peserta terkenan perubahan pula. Terdapat empat laga SFC mengalami perubahan jadwal.

Menurut CEO PT liga Indonesia, Joko Driyono, perubahan jadwal terjadi karena Persipura masuk dalam perempat final AFC Cup. "Liga memang memutuskan penyesuaian jadwal lanjutan putaran ke-2 Kompetisi ISL 2014 dengan jadwal perempat final AFC Cup 2014 yang diikuti Persipura Jayapura,” kata Joko Driyono dilansir ligaindonesia.co.id.

Berikut djadwal pertandingan terbaru SFC yang terkena penyesuaian jadwal:
1) 15 Agustus 2014 - Persijap vs SRIWIJAYA FC
2) 24 Agustus 2014 - Arema vs SRIWIJAYA FC
3) 31 Agustus 2014 - SRIWIJAYA FC vs Pelita Bandung Raya
4) 05 September 2014 - SRIWIJAYA FC vs Persib Bandung

SFC Akan Adopsi Sport Science ala Jerman

Tuesday, July 15, 2014

InfoSriwijayaFC - Manajemen Sriwijaya FC (SFC) akan menerapkan teknologi sport science di musim depan. Presiden Klub SFC Dodi Reza mengungkapkan dengan memadukan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) dalam permainan sepak bola, dia yakin SFC tidak hanya nantinya berjaya di kancah sepak bola domestik, tapi juga di even internasional seperti AFC Cup hingga Liga Champion Asia (LCA).

Keinginan putra sulung Dodi Reza tidak lain karena terinspirasi dengan kehebatan Jerman saat sukses mempermalukan tuan rumah Piala Dunia 2014, Brazil dengan skor telak 7-1, di babak semifinal. Menurutnya sport science telah memberikan gambaran dan data mengenai pemain Brazil, sehingga Jerman terlihat bisa dengan mudah menekuk tim Samba. Bahkan psywar yang dilayangkan oleh suporter Brazil, jika mereka akan mengerahkan dukun untuk mencederai pemain Jerman justru sama sekali tidak terbukti.

''Selain berkat permainan secara tim dan skill individu setiap pemain, keberhasilan Jerman dapat menembus final bukan hanya kebetulan atas hanya latihan semata. Tetapi juga diperoleh melalui perpaduan taktik, strategi, dan sport science. Inilah yang akan kita tiru,”ungkapnya.

Lebih jauh dijelaskan Dodi, dalam setiap pertandingan yang akan dilakoni Jerman, ada puluhan orang yang bertugas untuk mengamati setiap pergerakan pemain dan mengumpulkan data mereka. Begitupula terhadap tim yang akan menjadi calon lawannya nanti, mereka juga diawasi dengan ketat oleh ilmuan yang menjadi bagian dari teknologi sport science itu. Mereka bertugas mengumpulkan semua data terkait pertandingan dengan menggunakan metode ilmiah.

''Jadi mereka bertugas mengumpulkan data kemampuan personal pemain, skema, taktik, rotasi, kecepatan, akurasi tembakan, psikologis pemain dan semuanya dengan sangat detail. Data inilah yang kemudian digunakan untuk memahami karakter pemain maupun tim sebelum bertanding. Mulai musim depan, kita akan coba terapkan hal itu," paparnya.

Seperti diketahui, penerapan teknologi dalam sepak bola telah menjadi salah satu faktor pengubah fisik dan gaya bermain Jerman dalam beberapa tahun terakhir. Sebagai negeri pengembang alat-alat berteknologi canggih, mereka telah berhasil mengembangkan Footbonaut.

Footbonaut adalah kombinasi alat yang terdiri atas alat penembak bola dengan kecepatan hingga 120 kilometer per jam dan kotak-kotak berfungsi gawang yang dilengkapi dengan sensor, mampu meningkatkan kemampuan passing dan shooting bola.

Melalui Footbonaut, pemain dirangsang merespons, mengoper bola, dan melepas tembakan dalam waktu singkat. Aturan menggunakan Footbonaut sangat sederhana. Mesin peluncur bola itu akan melepaskan bola dengan kecepatan tertentu dan kemudian meminta pemain menembakkan bola tersebut dalam waktu kurang dari 1 menit pada hampir 20 kotak panel yang ada di penjuru mereka. (YOPIE/SINDO)

Sumsel Siapkan 33 Pemain Untuk Timnas U-16

Saturday, July 5, 2014

InfoSriwijayaFC - Asosiasi PSSI Sumatera Selatan menyiapkan 33 pemain muda di bawah 16 tahun untuk diangkut ke pemusatan latihan Tim Nasional (Timnas) U-16. Ketua Assosiasi PSSI Sumsel, Rizal Abdullah menjelaskan, pihaknya memiliki banyak stok pemain kelompok umur hasil seleksi dari seluruh kabupaten/kota.

Jumlah itu untuk memenuhi permintaan dari Pelatih Kepala Timnas U-16, Fachry Husaini, yang ingin melihat bakat muda asal Sumsel. ''Setelah lebaran nanti, Pelatih Kepala Timnas U-16 (Fachry Husaini) akan datang sendiri ke Palembang dan tak mau diwakilkan.

Di sisi lain, Departemen Pembinaan Asosiasi PSSI Sumsel, Bambang Supriyanto menuturkan, dari 33 pemain yang akan diorbitkan tersebut sebagian besar merupakan pemain-pemain yang memiliki posisi belakang dan gelandang. ''Mereka (Timnas U-16) rencananya akan mengambil beberapa pemain. Tapi kita belum mendapat bocoran, sebenarnya berapa yang dibutuhkan Timnas untuk pemain, termasuk untuk posisi,” tuturnya.

Bambang mengungkapkan, hasil dari seleksi yang dilakukan pihaknya, 33 pemain itu memang sudah sesuai dengan kelayakan pemain. Mulai dari kelayakan fisik, postur, skill serta visi bermain. ''Tapi kan penilaian yang dilihat timnas itu lebih komprehensif. Namun dari 33 pemain tersebut, kemungkinan besar yang potensinya lebih besar untuk bisa masuk ada 7 pemain,'' ungkapnya.

Disinggung kapan headcoach Timnas U-16, Fachry Husaini akan hadir di Palembang, Bambang menambahkan, masih belum jelas. Karena nanti ada surat resmi dari BTN sekitar seminggu atau dua minggu. ''Terlepas dari itu, kami juga tetap memantau pemain lain, di luar 33 nama yang kami sodorkan. Karena dari hasil Liga Pendidikian Indonesia (LPI) kemarin, tutup Bambang. (SIDRATUL/SINDO)

Litinov Ingin Main Bersama SFC

Friday, July 4, 2014

InfoSriwijayaFC - Nama Sergei Litinov cukup populer, pesepakbola Rusia yang ini pernah menjadi pemberitaan hangat karena menjual jus di Solo lantaran gajinya selama 6 bulan bersama PSLS Lhoksumawe belum dibayar. Saat ditemui sebelum kepulangannya ke Rusia di Bandara Soekarno Hatta, Rabu (02/07) Sergei masih memendam asa merumput di Liga Indonesia.

Pemain yang pernah bermain di 3 klub di tanah air ini tidak segan-segan menyebut beberapa klub di Indonesian ISL sebagai targetnya jika kembali ke Indonesia. "Saya pikir Sriwijaya FC (SFC) bersama Persib Bandung dan Arema Malang salah satu klub yang menurut saya cukup bagus finansial," katanya.

Sergei mengakui sejak 2011 mengikuti perkembangan SFC yang dianggapnya salah satu klub papan atas ISL. Menurutnya ia siap mengadu peruntungan di SFC jika dibutuhkan.

Keterangan yang diberikan oleh Sergei diatas justru berbeda dengan keterangannya pada lain waktu yang menyebutkan bahwa ia kapok bermain sepakbola di Indonesia. Menurutnya ia siap untuk kembali ke Indonesia, namun dengan pekerjaan lain. Untuk diketahui gaji Sergei di PSLS Lhoksemauwe tertunggak sebesar 123.800.000.(SRIPO/SIDOMI)

Tiga Pemain SFC U-21 Diincar Timnas U-19

Thursday, June 26, 2014

InfoSriwijayaFC - Aksi impresif yang dipamerkan penggawa Sriwijaya FC (SFC) U-21 saat menghadapi Tim Nasional (Timnas) U-19, Jumat (20/6), menggoda Pelatih Indra Sjafri. Pelatih asal Padang itu menyatakan ketertarikannya kepada tiga penggawa SFC U-21 yang masih berusia di bawah 19 tahun.

Ketiga pemain yang mencuri perhatian Indra sjafri adalah Zalnando yang bermain di posisi full back kanan, Reza Pratama dan Jufrianto di posisi penjaga gawang. Rencananya, tiga pemain bidikan Indra itu akan diberikan kesempatan untuk berlatih dengan tim Garuda Jaya. 

Sebenarnya pada pertandingan itu, Reza Pratama dan Jufrianto sama sekali tidak diturunkan karena SFC U-21 tidak berani mengambil risiko dan lebih memilih untuk memainkan kiper utama, Teja Paku Alam. Namun ternyata, mantan penggawa PSP Padang itu sudah lama mengamati dan memendam ketertarikannya terhadap tiga pemain asal Sumsel itu. 

''Sebenarnya saya berharap Reza atau Jufrianto bisa diberikan kesempatan untuk bemain, tapi pelatih SFC U-21 tentu memiliki pemikiran lain. Tapi walaupun begitu, ketiga pemain itu tetap akan saya panggil dan berikan kesempatan untuk berlatih dengan timnas U-19. Saya ingin melihat lebih jauh kemampuan mereka,'' ungkapnya. 

Indra menyebutkan, saat ini Timnas U-19 masih membutuhkan satu pemain lagi di posisi kiper dan bek. Karena itu, pada Tur Nusantara Jilid II ini dirinya tidak hanya bermaksud untuk menambah jam terbang dan pengalaman bertanding anak asuhnya. Dia juga mencari talenta berbakat dari daerah yang dikunjunginya. 

Sayangnya lanjut Indra, dari sejumlah tim yang menjadi lawan tanding uji coba, sangat sedikit tim yang berani menurunkan pemain kelahiran 1995. Bahkan saat melawan tim Pra-PON Riau, dia menyebut timnya saat itu sebenarnya bertanding menghadapi PSPS Pekanbaru.

''Saya memaklumi jika setiap tim yang menjadi lawan Timnas U-19 menginginkan pemain yang tampil bisa mengimbangi permainan dan mengincar kemenangan. Hanya saja tujuan awal yang saya inginkan (mencari pemain usia di bawah 19 tahun), jadi tidak tercapai,” sesalnya. (Yopie/SINDO)

SFC Akan Pagari Ongfiang

Sunday, June 22, 2014

InfoSriwijayaFC - Rencana besar Sriwijaya FC (SFC) menghadapi kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim depan memaksa manajemen harus memagari pemain bintangnya. Salah satu pemain yang paling layak dipertahankan oleh PT. Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), selaku pengelola tim kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan ini, yakni Frank Oliver Ongfiang. 

Kesuksesan Laskar Wong Kito menempati posisi lima klasemen sementara Indonesia wilayah Barat saat ini, tidak terlepas performa apik yang diperlihatkan oleh eks kapten tim nasional Kamerun U-23 itu. Dia mumpuni dalam mengontrol permainan di lini tengah dan mensupport pergerakan Lancine Kone di lini depan. Banyak pihak yang menyebut sosok Ongfiang sebagai the next Zah Rahan Krangar. Playmaker yang pernah menjadi tulang punggung Laskar Wong Kito saat sukses menyabet gelar double winners edisi 2007.

Manajer SFC, Robert Heri mengakui, Ongfiang saat ini sudah masuk dalam bidikan sejumlah tim peserta ISL. Tapi dia enggan untuk menyebutkan tim mana saja yang dimaksud. Informasi itu diperolehnya dari berbagai sumber. ''Ya, memang sudah banyak tim lain yang mengincar Ongfiang. Mudah-mudahan kita bisa tetap mempertahankannya musim depan, karena tenaganya sangat kita butuhkan,”harapnya. 

Pergerakan Ongfiang yang dinamis dan kuat dalam melindungi bola serta kemampuannya dalam mengeksplor lebarnya lapanga. sehingga mampu menciptakan ruang bagi pemain lain, kerap membuat frustrasi pemain tim lain. Akibatnya dia kerap kali menjadi objek pelanggaran dari pemain bertahan tim lawan, lantaran kesal. (Yopie/SINDO)

Putra Sumsel Pimpin Timnas U-19

Friday, June 20, 2014

InfoSriwijayaFC -Pemain asli binaan Sriwijaya FC (SFC) U-21, Ichsan Kurniawan akan mendapat kehormatan dalam laga melawan klubnya. Ichsan akan diberikan kehormatan menjadi kapten tim Garuda Jaya saat menghadapi SFC U-21. Pelatih Timnas U-19 Indra Sjafri mengatakan, hal itu dilakukannya untuk memberikan motivasi tambahan kepada Ichsan maupun pemain muda asal Sumatera Selatan lainnya. ''Melawan SFC kita akan tunjuk Ichsan Kurniawan sebagai kapten, karena dia putra daerah,” katanya.

Indra merasa Ichsan pantas menjadi kapten, karena memang pemain ini punya kemampuan yang baik dan patut dibanggakan oleh masyarakat Sumsel. “Itulah yang menjadi pertimbangan kita pilih Ichsan jadi kapten tim,” lanjutnya. 

Sementara, Ichsan Kurniawan sendiri mengaku bangga dengan kepercayaan yang diberikan oleh pelatih kepadanya. Dia berjanji akan bermain sebaik mungkin dan memimpin rekan-rekannya dengan bijaksana. ''Ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi saya. Semoga saya bisa menjalankan tugas dan amanah ini dengan baik,''harapnya. (Yopie/SINDO)
 

© 2014 INFO SRIWIJAYA FC | Laskar Wong Kito - All Rights Reserved | Supported by : Blogger | Presented by : Info Sriwijaya FC | Desain by : Andrean Wahyu Effendy