Sumardi: Gonzales Meludahi Wajah Maiga

Wednesday, August 27, 2014

InfoSriwijayaFC - Pertandingan Arema vs Sriwijaya FC (SFC) telah berakhir untuk kemenangan Arema dengan skor 3-1. Namun masih tersisa cerita mengenai pertandingan yang mengakibatkan dua pemain terpaksa dikartu merah oleh wasit, yakni Cristian Gonzales (Arema) dan Abdullaye Yosouf Maiga (SFC).

Salah satu punggawa SFC, Ahmad Sumardi yang berada di dekat kedua pemain tersebut menyebutkan bahwa ia melihat Cristian Gonzales meludahi wajah Maiga. Hal tersebut membuat Maiga membalas perlakuan Gonzales. Gonzales yang sebelumnya sudah emosi, menjadi semakin emosi atas balasan dari Maiga dan menyikut Maiga hingga terjatuh. “Saya tahunya Gonzales meludahi wajah Maiga, kemudian dibalas oleh Maiga. Kemudian Gonzales makin emosi dan menyikut wajah Maiga,” ungkap Sumardi dilansir laman Palembang Pos (26/08).

Terkait alasan Gonzales melakukan tindakan tidak terpuji tersebut, Sumardi menyebutkan bahwa ia tidak mengetahui secara pasti alasan Gonzales meludahi wajah Maiga. Namun berdasarkan pengamatan di lapangan, Gonzales dan Maiga memang sering terlibat adu fisik karena Maiga yang selalu menempel ketat Gonzales. Hal tersebut dianggap biang dari perlakuan tidak terpuji Gonzales. (PALPOS)

Pendapat Kone Tentang Kegagalan SFC

Monday, August 25, 2014

InfoSriwijayaFC - Penyerang Sriwijaya FC (SFC). Lancine Kone mengungkapkan tidak ada pihak yang paling pantas disalahkan atas kegagalan tim dalam tiga kali laga away di Jawa. Termasuk saat secara mengejutkan Laskar Wong Kito takluk dari penghuni dasar klasemen wilayah Barat, Persijap Jepara (15/8) dan Persegres Gresik United (20/8).

Menurut Kone, semua elemen dalam tim telah menjalankan tugasnya masing-masing. Sehingga seluruh jajaran tim harus ikut bertanggung jawab atas menurunnya kualitas permainan tim.

Kone menambahkan, dari pada membuang energi dan waktu untuk mencari kambing hitam, lebih baik saat ini seluruh komponen tim bersatu sehingga Laskar Wong Kito bisa memaksimalkan dua laga kandang sisa melawan Pelita Bandung Raya (31/8) dan Persib Bandung (5/9) mendatang. ''Lebih baik kita memikirkan cara untuk memperbaiki kinerja tim untuk bisa menang di dua laga kandang," jelasnya.

Eks punggawa Persisam Samarinda ini juga enggan memberikan komentar lebih jauh, saat disinggung apakah menurun drastisnya penampilan tim, lantaran pemain sudah kehilangan motivasi dalam mengejar target lolos posisi empat klasemen akhir kompetisi Indonesia Super League (ISL) dan meraih tiket menuju babak delapan besar. "Kita (pemain) sudah berusaha bermain dengan baik dan maksimal disetiap pertandingan. Tapi ternyata lawan tampil lebih baik dari kita dan berhasil memaksimalkan setiap peluang yang mereka peroleh," ujarnya. (YOPIE/SINDO)

Hasil Drawing Cabor Sepakbola ASIAN Games 2014

Thursday, August 21, 2014

InfoSriwijayaFC - Indonesia tergabung di Grup E cabang Sepakbola Asian Games 2014 di Incheon, Korea Selatan. Kepastian itu diperoleh setelah dilaksanakannya Drawing yang baru berakhir beberapa saat lalu. Tim yang akan menjadi pesaing Indonesia di Grup E adalah Timor Leste, Maladewa, dan Thailand.

Menariknya, Thailand dan Timor Leste adalah lawan Indonesia di SEA Games lalu. Sementara Maladewa juga tim yang pernah dihadapi skuad Garuda Muda di turnamen MNC Cup, jelang SEA Games 2013.

Berikut hasil Drawing Asian Games 2014 dilansir dari ligaindonesia.co.id (21/08):

Grup A : Korea Selatan, Arab Saudi, Laos, Malaysia
Grup B : Afganistan, Bangladesh, Hong Kong, Uzbekistan
Grup C : Tajikistan, Singapura, Palestina, Oman
Grup D : Nepal, Irak, Kuwait, Jepang
Grup E : INDONESIA, Timor Leste, Maladewa, Thailand
Grup F : Pakistan, Tiongkok, Korea Utara,
Grup G: Yordania, India, Uni Emirat Arab
Grup H : Kyrgystan, Vietnam, Iran

Rawan Pengaturan Skor

Thursday, August 14, 2014

InfoSriwijayaFC - Putaran dua Indonesian Super League (ISL) ditenggarai rawan terjadi kasus pengaturan skor atau match fixing. Untuk itu, PSSI akan memantau secara ketat kompetisi sepak bola di tanah air itu. Pernyataan itu disampaikan oleh Hinca Pandjaitan selaku ketua Komisi Disiplin PSSI usai menjalin kerja sama dengan Sport Radar.

Menurut Hinca kompetisi ISL atau Divisi Utama Liga Indonesia yang kini memasuki fase putaran kedua sangat rentan terjadinya kasus match fixing. "Kompetisi ISL atau Divisi Utama yang telah memasuki masa-masa akhir, adalah masa di mana yang kritis yang sedang kami pantau dan itu jadi pekerjaan rumah yang kuat," tutur Hinca di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Selasa (12/8). 

Guna mengatasi kasus pengaturan skor ini PSSI menjalin kerja sama dengan Sport Radar dalam menanggulangi kejahatan dalam sepak bola di Indonesia. Hal senada juga dikatakan oleh Direktur Manajer Strategi dan Integritas Sport Radar, Andreas Krannich, yang menegaskan timnya telah mendeteksi beberapa kasus match fixing yang terjadi di Indonesia

"Sport Radar mendeteksi beberapa kasus pengaturan skor di Indonesia, dan itu menjadi hal yang akan dibersihkan. Kami bersama dengan PSSI akan bekerja sama untuk menangani kasus ini agar tidak terjadi di sepak bola Indonesia," tegas Andreas. (Yanu/SINDO)

Optimisme Punggawa SFC

Saturday, August 9, 2014

InfoSriwijayaFC - Dua punggawa SFC (SFC), Lancine Kone dan Vendry Mofu optimistis menghadapi Persijap Jepara dalam laga perdana seusai jeda Indonesia Super League (ISL) pada (15/08). Optimisme mereka tumbuh berbekal pelajaran membela ISL All Star saat dibekuk Juventus 1-8 dalam laga persahabatan pada 6 Agustus lalu.

Kone memiliki kesempatan untuk menjajal kekuatan lini belakang tim besutan Pelatih Massimiliano Allegri itu. Pada pertandingan menghadapi jawara Liga Serie A Italia itu, eks pemain Persisam Samarinda tersebut mendapatkan kepercayaan menjadi starter dan turun sejak menit awal sebelum digantikan Vendry Mofu pada menit 81.  "Mereka (Juventus) bermain serius dan sangat respect dengan lawan (ISL All Star), semangat itu patut di contoh. Kerja sama tim yang mereka tunjukkan memperlihatkan jika semua pemain sangat profesional dan tidak ada yang egois," pujinya. 

Dia juga menyatakan kondisi fisiknya semakin meningkat dan tidak mengalami cedera apa pun. Saat ini dia dan Mofu sudah bergabung bersama skuad SFC di Kudus, Jawa Tengah, guna mengikuti pemusatan latihan. 

Sementara itu, Pelatih SFC, Subangkit membenarkan jika kedua anak asuhnya itu sudah kembali bergabung bersama tim di Kudus. Kondisi mereka juga dikatakannya tidak ada masalah dan sangat siap mengikuti pemusatan latihan. "Saya berharap, pertandingan melawan Juventus kemarin membuat mereka bisa mendapatkan aroma pertandingan yang lebih dari pemain lain. Apalagi lawannya bukan tim sembarangan, dibutuhkan teknik dan konsentrasi tinggi untuk mengimbangi permainan Juventus," harapnya. (Yopie/SINDO)

Nyali Garuda Lawan Barcelona

Thursday, August 7, 2014

InfoSriwijayaFC - Presiden klub Sriwijaya FC (SFC), Dodi Reza menilai menilai, pemain muda SFC yang memperkuat Timnas U-21, tidak kalah kualitasnya. Mereka hanya butuh jam terbang dan pengalaman bertanding ditingkat internasional.

"Mereka memliki "Nyali Garuda" untuk melawan Barca dan Argentina merupakan kesempatan yang baik," jelas Dodi. Menurut Dodi, nyali Garuda diperlihatkan para pemainnya sejak musim 2013 lalu dan musim 2014 saat ini, buktinya anak asuh Andy Susanto bisa melewati fase Grup atau babak penyisihan ISL U- 21 yang terbilang berat dan melelahkan.

M. Reza Pratama dkk, diharapkan mampu bersaing melewati fase grup turnamen COTIF Spanyol 2014. Dodi Reza mengatakan, ada 7 lokal Sumsel dari 12 pemain yang kini memperkuat Timnas U-21. "Saya minta pemain tidak grogi, tampil lepas dan enjoy. Anggaplah seperti bermain di ajang penyisihan ISL. Jangan terbebani. Lawan Barca atau Argentina. Jangan lihat hasil. Tetapi bagaimana menambah pengalaman. Kapan lagi, jangan pikir menang atau kalah," jelasnya. (Hendra/SRIPO)

Jaga Spirit, Jaga Asa

Wednesday, August 6, 2014

InfoSriwijayaFC - Manajemen Sriwijaya FC (SFC) terus menjaga spirit pemain menghadapi lima laga sisa Indonesia Super League (ISL) musim ini. Laskar Wong Kito ditarget meraih hasil maksimal di lima laga sisa demi finish di urutan empat besar dan merebut tiket menuju babak delapan besar. 

Manajer SFC, Robert Heri mengungkapkan dia secara pribadi telah berbicara secara langsung dengan pemain terkait langkah apa saja yang harus dilakukan jika ingin tetap menjaga kans menuju delapan besar. Dia juga telah mengungkapkan pertanyaan secara langsung kepada Asri Akbar dkk, sebelum tim menikmati masa liburan lebaran beberapa waktu lalu. 

Apakah mereka memiliki keinginan untuk bermain hingga kompetisi ISL 2014 berakhir, atau hanya sampai pertandingan akhir wilayah barat melawan Persib Bandung (5/9) mendatang. ''Sejauh ini motivasi pemain sangat bagus. Mereka juga mengungkapkan tidak ingin menjadi penonton dan ingin ditonton pada babak delapan besar nanti. Karena itu saya minta kepada mereka untuk mengeluarkan segala kemampuan dan menuntaskan perjuangan,'' ungkapnya. 

Karena secara hitung-hitungan di atas kertas, peluang Laskar Wong Kito untuk menggeser Persija Jakarta dari posisi empat besar masih terbuka lebar. Meskipun saat ini selisih poin dengan tim asal ibukota itu terpaut lima poin. Apalagi SFC masih memiliki simpanan satu pertandingan lebih sedikit dari tim asuhan pelatih Benny Dollo itu. 

Caranya dengan meraih kemenangan atas Persijap Jepara, Gresik United di laga away, kemudian menyapu bersih dua laga kandang melawan Pelita Bandung Raya dan Persib Bandung. Apabila empat laga itu bisa disapu bersih, maka meskipun SFC kalah dari Arema Cronus di laga away, tidak akan terlalu berpengaruh. 

Belum lagi, SFC diuntungkan karena Persija Jakarta dan Persib Bandung yang bertengger di posisi ketiga akan saling jegal pada laga pembuka usai jeda kompetisi (10/8) nanti. Robert berharap, pertandingan kedua tim bisa berakhir imbang, sehingga posisi kedua tim itu belum bisa aman. 

''Apabila pertandingan berakhir imbang, maka peluang kita semakin besar terutama untuk menggeser Persija, karena saat ini kedua tim itu sama-sama memiliki poin sama yakni 28, sedangkan kita 23,'' jelasnya. (Yopie/SINDO)

Fauzi Pegang Rekor

Friday, July 18, 2014

InfoSriwijayaFC - Sebanyak 15 pertandingan yang dijalani Sriwijaya FC, kiper Fauzi Toldo, Abdoulaye Yossouf Maiga dan Anis Nabar paling banyak tampil bersama Sriwijaya FC. Ketiganya pun minim menerima kartu kuning.

Toldo adalah pemain yang paling sering tampil, hampir di semua pertandingan dia tidak pernah absen, tercatat dari 15 penampilannya Toldo mencatatkan rekor tampil 1350 menit dan hanya 1 kali menerima kartu kuning.

Posisi kedua adalah Anis Nabar menerima 1 kartu kuning, tampil sebanyak 15 kali, dengan durasi 1338 menit. Sementara Maiga yang menerima 3 kartu kuning dan tampil sebanyak 14 kali, dengan durasi 1241 menit.

Seperti diketahui, untuk pertama kali di kompetisi Indonesian Super League (ISL) musim ini, SFC mendapat hukuman dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI. Namun hukuman diberikan bukan ulah penonton, tetapi 5 Kartu Kuning itu didapatkan saat menjamu Persija Jakarta, Minggu (08/06) lalu di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang.

Dalam laga yang berkesudahan 3-1 untuk kemenangan SFC itu, tercatat 5 pemain SFC yakni Vendry Mofu, Abdoulaiye Maiga, Firdaus Ramadhan, Syakir Sulaiman dan Rishadi Fauzi mendapat kartu kuning dari wasit Handri Kristanto. Khususnya untuk Mofu membuat dia menjadi pemain paling garang dan mendapatkan 6 kartu kuning.

Manajer SFC, Robert Heri mengaku tidak mempermasalahkan hukuman ini karena kartu kuning yang diterima pemain murni bagian dari permainan bukan perilaku buruk. "Kita dari manajemen tidak menghalangi pemain untuk tidak menerima kartu kuning di pertandingan, memang selalu diingatkan untuk tidak melakukan tindakan yang tidak perlu atau menunjukkan sikap yang tidak sesuai semangat fair play," ungkap Robert. (SRIPO)
 

© 2014 INFO SRIWIJAYA FC | Laskar Wong Kito - All Rights Reserved | Supported by : Blogger | Presented by : Info Sriwijaya FC | Desain by : Andrean Wahyu Effendy