SFC Bertemu Persipura

Monday, September 22, 2014

InfoSriwijayaFC - Sriwijaya FC (SFC) sebagai juara bertahan akan melawan Persipura Jayapura pada laga semifinal Indonesia Super League (ISL) U-21 2014. Sementara semifinal lainnya akan mempertemukan Semen Padang dengan Mitra Kukar. 

Laga semifinal akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 16 Oktober 2014 dan laga final juga akan digelar di GBK pada 19 Oktober. 

"Persipura, Semen Padang, dan Sriwijaya sepakat laga semifinal dan final digelar di GBK. Saya rasa GBK menjadi impian bagi setiap pemain," kata CEO PT Liga Indonesia, Joko Driyono, dalam acara drawing semifinal ISL U-21, Senin (22/9/2014). 

Sementara itu, Manajer SFC U-21, Augie Benyamin, mengaku yakin timnya bisa mempertahankan gelar juara. "Mempertahankan juara tidak mudah karena semua lawan berat. Namun, saya berharap ada derbi Sumatera di final," kata kata Augie. 

La Siya sebagai manajer Persipura U-21, menyatakan timnya siap menghadang laju Sriwijaya. "Ini semifinal ideal. Kami siap membuktikan melawan juara bertahan. Saya juga berharap ada derbi timur (melawan Mitra Kukar) di final," tuturnya. (FERRIL/ KOMPAS)

Sampaikan Pesan Perpisahan

Sunday, September 21, 2014

Penyerang Sriwijaya FC (SFC), Lancine Kone mengirimkan BlackBerry Messenger (BBM) perpisahan. Kendati tidak menjelaskan secara rinci mengenai masa depannya bersama Laskar Wong Kito, eks penggawa Persisam Samarinda ini mengatakan jika dirinya meninggalkan Palembang. 

Sejak pekan lalu, Lancine Kone tinggal di salah satu hotel di Jakarta. Pemilik nomor punggung 33 itu mengatakan, jika ingin mengetahui mengenai kepastian nasibnya bersama Laskar wong Kito, dia mempersilakan untuk bertanya langsung kepada manajer tim, Robert Heri.  "Kalau ingin bertanya mengenai hal itu, lebih baik tanyakan langsung pada manajer tim. Sebenarnya sebelum berangkat ke Jakarta, saya sudah bicara sama Robert Heri, tapi tidak tentang musim depan,'" tegasnya. 

Dari pernyataannya itu, bisa jadi pembicaraan antara Lancine Kone dengan manajer tim bukan membahas masalah masa depan, tetapi perihal haknya sebagai pemain Sriwijaya FC. Apalagi kontrak pemain sebagian besar baru habis pada November mendatang. 

Manajer Sriwijaya FC Robert Heri saat dihubungi wartawan sangat irit bicara terkait kontrak pemain musim depan. Pria yang juga menjabat Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Sumsel ini berujar, masih belum bisa mengeluarkan penyataan apa pun mengenai kepastian nasib pemain, lantaran masih menunggu Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT. SOM." Kita masih menunggu, jadi belum ada keputusan apa pun soal pemain musim lalu," jelas Robert. 

Dia hanya memastikan, musim depan lini serang tim Laskar Wong Kito tetap akan menggunakan tenaga striker asing. Tapi dia tidak menyinggung sama sekali mengenai siapakah sosok pemain yang dimaksud, apakah pemain yang ada sekarang atau lainnya. "Sesuai regulasi hanya ada tiga pemain asing. Idealnya, masing-masing satu pemain asing untuk posisi belakang, tengah, dan depan," urainya. (YOPIE/ SINDO)

10 Pemain Sriwijaya FC Aman

Monday, September 15, 2014

InfoSriwijayaFC - Sepuluh pemain Sriwijaya FC (SFC) dipastikan akan memperkuat SFC lagi musim depan. Selain karena potensinya, sepuluh pemain yang akan kembali SFC musim depan ini memang terikat kontrak jangka panjang dengan SFC.

Pemain yang akan kembali merumput bersama SFC tersebut adalah Tri Hamdhani Goentara, Ichsan Kurniawan, Alan Martha, Teja Paku Alam, Rizky Dwi Ramadhana, Hapit Ibrahim, dan Rifan Nahumarury, Tujuh pemain tersebut merupakan pemain yang dipromosikan dari SFC U-21 dan terikat kontrak selama tiga tahun dengan SFC. Tiga pemain lainnya adalah Jeki Arisandi, Anis Nabar, dan Rishadi Fauzi yang terikat kontrak dua musim.

Asisten Manajer SFC, Muchendi Mahzareki membenarkan jika sepuluh nama pemain tersebut akan kembali merumput di SFC musim depan. Menurut Muchendi sepuluh pemain tersebut memiliki potensi yang sangat bagus. "Kalau mereka tidak bisa bersaing (di SFC, red), mereka akan dipinjamkan ke klub lain," ungkap Muchendi dilansir laman Sriwijaya Post (15/09). (DARWIN/SRIPO)

SFC Lolos Verifikasi

Tuesday, September 9, 2014

InfoSriwijayaFC - Sriwijaya FC (SFC) pantas berbangga. Meski prestasinya musim ini kurang bagus dan lolos ke Babak 8 Besar ISL (Indonesia Super League), namun di sisi lain manajemen masih bisa membanggakan diri. Bersama tujuh klub ISL lainnya, SFC dinyatakan lolos verifikasi kriteria lisensi. Klub kebanggaan warga Sumatera Selatan ini dinyatakan layak mengikuti kompetisi. Fakta lolosnya SFC itu dinyatakan oleh Club Lisensing Comitte (CLC).

Verifikasi sendiri dilakukan menyusul permohonan lisensi dari 22 klub Indonesia Super League (ISL) dan 35 klub Divisi Utama. Dalam prosesnya, 10 klub Divisi Utama mengundurkan diri sebagai pemohon proses lisensi. Hasilnya, dalam rilis yang disampaikan CLC ke media, dari 57 klub yang mengajukan permohonan hanya 8 yang memenuhi kriteria. Finansial dan personil serta administrasi merupakan aspek yang paling banyak tidak dapat dipenuhi oleh klub.


Selain SFC, tujuh klub lainnya yang dikabulkan permohonan lisensinya adalah Persipura Jayapura, Arema Cronous Indonesia, Persib Bandung, Semen Padang, Persebaya Surabaya, Pelita Bandung Raya, dan Persija Jakarta.  Meski klub yang lolos verifikasi dinyatakan layak untuk mengikuti kompetisi, CLC juga menyatakan bahwa lisensi bukan merupakan syarat mutlak untuk dapat mengikuti kompetisi.

CLC memerintahkan Club Licensing Department untuk melakukan penyempurnaan dalam regulasi dan manual termasuk untuk pemisahan kriteria yang sesuai dengan standar PSSI dan standar AFC. Keputusan lainnya memerintahkan kepada Club Licensing Department untuk memberikan salinan keputusan ini kepada Komite Eksekutif PSSI. CLS diketuai Adrian Djamoedin (Ketua), lalu Aristo Pangaribuan, Nugroho Setiawan, Yopie Lepel, dan Poltak Situmorang. (RIZKY/PALPOS)

Kayamba Dan Kas Hartadi Lamar SFC

Monday, September 8, 2014

InfoSriwijayaFC - Sriwijaya FC (SFC) tetap menjadi magnet bagi pelatih untuk menerima tantangan mendatangkan gelar. Setelah beberapa nakhoda telah memasukkan curriculum vitae (CV) mereka ke manajemen, kini giliran Kas Hartadi dan Keith Jerome "Kayamba'" Gumbs yang ikut meramaikan bursa pelatih Laskar Wong Kito untuk musim depan.

"Kami sudah banyak menerima lamaran pelatih untuk musim depan. Bahkan Kas Hartadi dan Kayamba sudah menghubungi kami untuk kembali ke SFC. Artinya semua tidak ada masalah dan mereka tetap ingin bersama kita. Bukan hanya mereka, tapi ada lagi pelatih dari salah satu klub yang masuk delapan besar ikut mendaftar," ungkap Presiden Sriwijaya FC Dodi Reza Alex.

Menurut Dodi, pihaknya belum bisa berbicara banyak tentang karakter pelatih yang akan menahkodai SFC musim depan. Begitu juga dengan pemain-pemain yang akan direkrut. "Untuk sementara, silakan saja siapa pun pelatih dan pemain yang ingin melamar ke SFC. Karena manajemen belum bisa memutuskan dalam waktu dekat. Tapi dua musim yang sudah dilalui ini, menjadi refleksi kami, untuk lebih membenahi semua kekurangan, termasuk agar target lebih tercapai,''sambungnya.

Khusus untuk pemain-pemain yang dipertahankan, tandasnya, manajemen akan memanggil pada awal Desember mendatang. "Saya pikir untuk menentukan pelatih dan pemain masih ada waktu. Sekarang saatnya untuk cooling down, selama masa itu kami juga mengharapkan dukungan atas perjuangan SFC U-21 yang lagi berjuang di babak 12 besar," tandasnya.

Munculnya nama Kas Hartadi dan Kayamba, membuat manajemen harus lebih jeli memilah figur yang cocok, agar target musim depan tidak meleset lagi. "Kami sudah punya kriteria sendiri. Selain mereka harus profesional, attitude dan loyalitas pada klub menjadi pertimbangan lain yang harus kami perhatikan," tutupnya. (YOPIE/SINDO)

Bukan RD dan Kas Hartadi

Friday, August 29, 2014

InfoSriwijayaFC - Manajemen klub Sriwijaya FC (SFC) telah menyiapkan empat kandidat pelatih SFC musim depan. Salah satu nama yang termasuk dalam daftar tersebut adalah nama Subangkit, pelatih SFC saat ini. Direktur Keuangan PT SOM, Augie Bunyamin menyebutkan bahwa Subangkit kembali masuk nominasi karena keberanian Subangkit mengorbitkan pemain muda. Selain itu Subangkit dianggap sudah mengetahui karakter tim SFC.

Ketika disinggung mengenai tiga nominator pelatih SFC lainnya, Augie enggan menyebutkan identitas kandidat nahkoda SFC musim depan. Alasannya dikarenakan saat ini SFC masih harus fokus dalam dua laga sisa di ISL 2014. Namun Augie menyebutkan bahwa ketiga pelatih pesaing Subangkit adalah muka baru yang belum pernah melatih SFC. "Yang pasti mereka muka baru semua alias belum pernah menukangi SFC pada musim-musim sebelumnya," ungkap Augie dilansir lama Sriwijaya Post (29/08).

Informasi Augie yang menyebutkan bahwa tiga kandidat pelatih SFC musim depan adalah muka baru menutup spekulasi bahwa SFC akan kembali merekrut Rahmad Darmawan atau Kas Hartadi untuk menukangi SFC musim depan. Seperti yang diketahui, sebagian pendukung SFC dilini masa seperti facebook dan twitter menginginkan SFC kembali merekrut Rahmad Darmawan atau Kas Hartadi. Aasannya adalah karena kedua pelatih lokal tersebut berhasil membawa SFC menjadi juara. (SRIPO/SINDO)

Sumardi: Gonzales Meludahi Wajah Maiga

Wednesday, August 27, 2014

InfoSriwijayaFC - Pertandingan Arema vs Sriwijaya FC (SFC) telah berakhir untuk kemenangan Arema dengan skor 3-1. Namun masih tersisa cerita mengenai pertandingan yang mengakibatkan dua pemain terpaksa dikartu merah oleh wasit, yakni Cristian Gonzales (Arema) dan Abdullaye Yosouf Maiga (SFC).

Salah satu punggawa SFC, Ahmad Sumardi yang berada di dekat kedua pemain tersebut menyebutkan bahwa ia melihat Cristian Gonzales meludahi wajah Maiga. Hal tersebut membuat Maiga membalas perlakuan Gonzales. Gonzales yang sebelumnya sudah emosi, menjadi semakin emosi atas balasan dari Maiga dan menyikut Maiga hingga terjatuh. “Saya tahunya Gonzales meludahi wajah Maiga, kemudian dibalas oleh Maiga. Kemudian Gonzales makin emosi dan menyikut wajah Maiga,” ungkap Sumardi dilansir laman Palembang Pos (26/08).

Terkait alasan Gonzales melakukan tindakan tidak terpuji tersebut, Sumardi menyebutkan bahwa ia tidak mengetahui secara pasti alasan Gonzales meludahi wajah Maiga. Namun berdasarkan pengamatan di lapangan, Gonzales dan Maiga memang sering terlibat adu fisik karena Maiga yang selalu menempel ketat Gonzales. Hal tersebut dianggap biang dari perlakuan tidak terpuji Gonzales. (PALPOS)

Pendapat Kone Tentang Kegagalan SFC

Monday, August 25, 2014

InfoSriwijayaFC - Penyerang Sriwijaya FC (SFC). Lancine Kone mengungkapkan tidak ada pihak yang paling pantas disalahkan atas kegagalan tim dalam tiga kali laga away di Jawa. Termasuk saat secara mengejutkan Laskar Wong Kito takluk dari penghuni dasar klasemen wilayah Barat, Persijap Jepara (15/8) dan Persegres Gresik United (20/8).

Menurut Kone, semua elemen dalam tim telah menjalankan tugasnya masing-masing. Sehingga seluruh jajaran tim harus ikut bertanggung jawab atas menurunnya kualitas permainan tim.

Kone menambahkan, dari pada membuang energi dan waktu untuk mencari kambing hitam, lebih baik saat ini seluruh komponen tim bersatu sehingga Laskar Wong Kito bisa memaksimalkan dua laga kandang sisa melawan Pelita Bandung Raya (31/8) dan Persib Bandung (5/9) mendatang. ''Lebih baik kita memikirkan cara untuk memperbaiki kinerja tim untuk bisa menang di dua laga kandang," jelasnya.

Eks punggawa Persisam Samarinda ini juga enggan memberikan komentar lebih jauh, saat disinggung apakah menurun drastisnya penampilan tim, lantaran pemain sudah kehilangan motivasi dalam mengejar target lolos posisi empat klasemen akhir kompetisi Indonesia Super League (ISL) dan meraih tiket menuju babak delapan besar. "Kita (pemain) sudah berusaha bermain dengan baik dan maksimal disetiap pertandingan. Tapi ternyata lawan tampil lebih baik dari kita dan berhasil memaksimalkan setiap peluang yang mereka peroleh," ujarnya. (YOPIE/SINDO)
 

© 2014 INFO SRIWIJAYA FC | Laskar Wong Kito - All Rights Reserved | Supported by : Blogger | Presented by : Info Sriwijaya FC | Desain by : Andrean Wahyu Effendy