Trio SFC Terancam Diboyong Bendol ke Timnas

Monday, March 9, 2015

Sriwijayafc.info - Beberapa pemain Sriwijaya FC (SFC) terancam dibawa oleh Benny Dollo untuk memperkuat tim nasional (timnas) Indonesia. Pemain yang kemungkinan dibidik oleh Benny Dollo adalah trio Ferdinand Sinaga, Titus Bonai, dan Patrich Wanggai. Ketiga pemain yang pernah bermain bersama saat timnas Indonesia berlaga di SEA Games 2011 tersebut dikabarkan akan diproyeksikan memperkuat daya gedor timnas Indonesia.

Menanggapi hal tersebut, Benny Dollo membenarkan bahwa ia dan asistennya ditimnas Indonesia sedang membicarakan kemungkinan memanggil anak asuhnya di SFC untuk bergabung ke timnas Indonesia. Menurut pelatih yang akrab disapa Bendol tersebut, pemanggilan anak asuhnya di SFC ke timnas Indonesia tidak akan menggangu kekuatan tim SFC. "Tidak ada masalah kalau pemain kita ke timnas. Saya sudah pikirkan semua itu," ungkap pelatih asal Manado tersebut dilansir laman Seputar Indonesia (09/03).

Pernyataan Bendol yang tidak khawatir dengan kondisi tim SFC bukannya tanpa alasan. Hadirnya Goran Ljubojevic di lini depan SFC sudah dianggap oleh Bendol dapat menutupi kekuatan SFC selama ditinggal oleh pemain yang kemungkinan bergabung dengan timnas Indonesia. Selain itu SFC juga masih memiliki pemain bertype menyerang lainnya seperti Anis Nabar, Syakir Sulaiman, Rizki Dwi Ramadhana, Alan Martha hingga Rishadi Fauzi. (Moeslim/SINDO/edit)

Bendol Ukir Rekor Baru

Sunday, March 1, 2015

Sriwijayafc.info - Benny Dolo kembali ke kursi pelatih tim nasional Indonesia. Penunjukan Benny Dollo yang dilakukan PSSI lewat Badan Tim Nasional (BTN) pada hari Jumat, (27/02) berarti akan menjadi pelatih timnas untuk kali ketiga sepanjang karir kepelatihannya. Hal itu menjadi sebuah sejarah tersendiri karena belum ada pelatih yang dipercaya tiga kali menjadi pelatih skuad “Garuda” sejak periode awal tahun 1934.

Pria kelahiran Manado ini pertama kali menjadi pelatih timnas pada tahun 2000 dan hanya bertahan setahun, usai gagal menembus babak kualifikasi Piala Dunia 2002. Benny Dollo lalu kembali menjadi arsitek timnas pada tahun 2008, berhasil memberikan gelar Piala Kemerdekaan dan melaju ke semifinal Piala AFF. Namun, dipecat pada tahun 2010 usai gagal lolos Piala Asia.

Lima tahun kemudian, pria 64 tahun ini akhirnya kembali. Catatan pelatih yang akrab disapa Bendol ini berhasil melewati dua pelatih yang sebelumnya memiliki catatan yang sama. Suwardi Arlan pernah dua kali melatih timnas (1972-74 dan 1976-78), begitu juga dengan Ivan Kolev (2002-04 dan 2007).

Mengetahui dirinya ditunjuk sebagai pelatih Timnas, Benny Dollo mengatakan dirinya siap menerima jabatan ini.
 Pelatih yang juga menangani Tim Sriwijaya FC ini akan menghadapi dua partai uji coba, salah satunya adalah melawan Kamerun. “Saya sudah diberitahu oleh PSSI dan saya siap menangani Timnas Indonesia. Senang akan penunjukkan ini dan tidak masalah bagi saya,” kata Benny Dollo. (RIZKI/PALPOS)

Bendol Ditunjuk Latih Timnas

Friday, February 27, 2015

Sriwijayafc.info - Pelatih Sriwijaya FC (SFC), Benny Selvianus Dollo resmi ditunjuk oleh Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk menjadi pelatih sementara Tim Nasional (Timnas) Indonesia. Pelatih yang akrab disapa Bendol tersebut ditunjuk sebagai pelatih sementara Timnas Indonesia karena PSSI baru akan mengumumkan Timnas Indonesia pada bulan Juni 2015.

Sekretaris Jenderal (Sekjend) PSSI, Joko Driyono menyebutkan alasan Bendol ditunjuk sebagai pelatih sementara Timnas Indonesia karena pengalaman Bendol yang dianggap mumpuni. Tugas Bendol adalah mendampingi Timnas Indonesia pada dua laga ujicoba pada bulan Maret mendatang. Selain itu Bendol juga diperbolehkan untuk memilih siapapun sebagai asistennya. "Sebelum menunjuk Bendol, ada beberapa nominasi. Ini merupakan pilihan akhir dengan mempertimbangkan pengalaman beliau, nantinya ia juga boleh memilih siapa pendampingnya," ungkap Joko Driyono dilansir laman ligaindonesia (27/02).

Manajer SFC, Robert Heri mengaku bahwa SFC sudah menerima surat dari PSSI terkait penunjukkan Bendol. Menurut Robert Heri, SFC mengizinkan Bendol untuk menjadi pelatih sementara Timnas Indonesia. "Kita sudah terima surat resminya, dan kita izinkan sebab ini demi kepentingan Timnas," sebut Robert Heri dilansir ligaindonesia (27/02).

Delapan Pemain SFC Ikuti Seleksi Timnas U-23

Thursday, November 27, 2014

InfoSriwijayaFC - Pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-23, Aji Santoso segera bergerak cepat untuk mempersiapkan timnya. Rencananya tim besutan Aji Santoso tersebut akan dipersiapkan untuk mengikuti SEA Games 2015.

Langkah awal pembentukan timnya, Aji Santoso meminta setiap klub yang berlaga di Indonesia Super League (ISL) untuk menyetorkan tiga nama pemain untuk diseleksi. Kenyataannya banyak klub yang menyetorkan lebih dari tiga nama untuk diseleksi oleh Aji Santoso.

Sriwijaya FC (SFC) sebagai salah satu klub peserta ISL tidak ketinggalan dan turut menyetorkan nama pemain yang layak untuk diseleksi. Berdasarkan data yang dilansir Goal Indonesia, delapan pemain yang musim lalu memperkuat SFC senior dan SFC U-21 direkomendasikan oleh SFC untuk mengikuti seleksi Timnas U-23. Delapan pemain tersebut adalah Rizki Dwi Ramadhana, Hapit Ibrahim, Teja Paku Alam, Manda Cinggi, Yogi Novrian, Juanda Priyatna, Jajang Maulana, dan Yanto Basna.

Selain delapan pemain SFC tersebut, sebanyak 59 pemain lain siap memperebutkan tempat di Timnas U-23. Total tercatat 67 pemain siap melakoni seleksi yang direncakan dimulai pada 28 November hingga 7 Desember 2014 di Stadion Universitas Negeri Yogyakarta. (Goal)


Sumardi: Gonzales Meludahi Wajah Maiga

Wednesday, August 27, 2014

InfoSriwijayaFC - Pertandingan Arema vs Sriwijaya FC (SFC) telah berakhir untuk kemenangan Arema dengan skor 3-1. Namun masih tersisa cerita mengenai pertandingan yang mengakibatkan dua pemain terpaksa dikartu merah oleh wasit, yakni Cristian Gonzales (Arema) dan Abdullaye Yosouf Maiga (SFC).

Salah satu punggawa SFC, Ahmad Sumardi yang berada di dekat kedua pemain tersebut menyebutkan bahwa ia melihat Cristian Gonzales meludahi wajah Maiga. Hal tersebut membuat Maiga membalas perlakuan Gonzales. Gonzales yang sebelumnya sudah emosi, menjadi semakin emosi atas balasan dari Maiga dan menyikut Maiga hingga terjatuh. “Saya tahunya Gonzales meludahi wajah Maiga, kemudian dibalas oleh Maiga. Kemudian Gonzales makin emosi dan menyikut wajah Maiga,” ungkap Sumardi dilansir laman Palembang Pos (26/08).

Terkait alasan Gonzales melakukan tindakan tidak terpuji tersebut, Sumardi menyebutkan bahwa ia tidak mengetahui secara pasti alasan Gonzales meludahi wajah Maiga. Namun berdasarkan pengamatan di lapangan, Gonzales dan Maiga memang sering terlibat adu fisik karena Maiga yang selalu menempel ketat Gonzales. Hal tersebut dianggap biang dari perlakuan tidak terpuji Gonzales. (PALPOS)

Hasil Drawing Cabor Sepakbola ASIAN Games 2014

Thursday, August 21, 2014

InfoSriwijayaFC - Indonesia tergabung di Grup E cabang Sepakbola Asian Games 2014 di Incheon, Korea Selatan. Kepastian itu diperoleh setelah dilaksanakannya Drawing yang baru berakhir beberapa saat lalu. Tim yang akan menjadi pesaing Indonesia di Grup E adalah Timor Leste, Maladewa, dan Thailand.

Menariknya, Thailand dan Timor Leste adalah lawan Indonesia di SEA Games lalu. Sementara Maladewa juga tim yang pernah dihadapi skuad Garuda Muda di turnamen MNC Cup, jelang SEA Games 2013.

Berikut hasil Drawing Asian Games 2014 dilansir dari ligaindonesia.co.id (21/08):

Grup A : Korea Selatan, Arab Saudi, Laos, Malaysia
Grup B : Afganistan, Bangladesh, Hong Kong, Uzbekistan
Grup C : Tajikistan, Singapura, Palestina, Oman
Grup D : Nepal, Irak, Kuwait, Jepang
Grup E : INDONESIA, Timor Leste, Maladewa, Thailand
Grup F : Pakistan, Tiongkok, Korea Utara,
Grup G: Yordania, India, Uni Emirat Arab
Grup H : Kyrgystan, Vietnam, Iran

Nyali Garuda Lawan Barcelona

Thursday, August 7, 2014

InfoSriwijayaFC - Presiden klub Sriwijaya FC (SFC), Dodi Reza menilai menilai, pemain muda SFC yang memperkuat Timnas U-21, tidak kalah kualitasnya. Mereka hanya butuh jam terbang dan pengalaman bertanding ditingkat internasional.

"Mereka memliki "Nyali Garuda" untuk melawan Barca dan Argentina merupakan kesempatan yang baik," jelas Dodi. Menurut Dodi, nyali Garuda diperlihatkan para pemainnya sejak musim 2013 lalu dan musim 2014 saat ini, buktinya anak asuh Andy Susanto bisa melewati fase Grup atau babak penyisihan ISL U- 21 yang terbilang berat dan melelahkan.

M. Reza Pratama dkk, diharapkan mampu bersaing melewati fase grup turnamen COTIF Spanyol 2014. Dodi Reza mengatakan, ada 7 lokal Sumsel dari 12 pemain yang kini memperkuat Timnas U-21. "Saya minta pemain tidak grogi, tampil lepas dan enjoy. Anggaplah seperti bermain di ajang penyisihan ISL. Jangan terbebani. Lawan Barca atau Argentina. Jangan lihat hasil. Tetapi bagaimana menambah pengalaman. Kapan lagi, jangan pikir menang atau kalah," jelasnya. (Hendra/SRIPO)

Sumsel Siapkan 33 Pemain Untuk Timnas U-16

Saturday, July 5, 2014

InfoSriwijayaFC - Asosiasi PSSI Sumatera Selatan menyiapkan 33 pemain muda di bawah 16 tahun untuk diangkut ke pemusatan latihan Tim Nasional (Timnas) U-16. Ketua Assosiasi PSSI Sumsel, Rizal Abdullah menjelaskan, pihaknya memiliki banyak stok pemain kelompok umur hasil seleksi dari seluruh kabupaten/kota.

Jumlah itu untuk memenuhi permintaan dari Pelatih Kepala Timnas U-16, Fachry Husaini, yang ingin melihat bakat muda asal Sumsel. ''Setelah lebaran nanti, Pelatih Kepala Timnas U-16 (Fachry Husaini) akan datang sendiri ke Palembang dan tak mau diwakilkan.

Di sisi lain, Departemen Pembinaan Asosiasi PSSI Sumsel, Bambang Supriyanto menuturkan, dari 33 pemain yang akan diorbitkan tersebut sebagian besar merupakan pemain-pemain yang memiliki posisi belakang dan gelandang. ''Mereka (Timnas U-16) rencananya akan mengambil beberapa pemain. Tapi kita belum mendapat bocoran, sebenarnya berapa yang dibutuhkan Timnas untuk pemain, termasuk untuk posisi,” tuturnya.

Bambang mengungkapkan, hasil dari seleksi yang dilakukan pihaknya, 33 pemain itu memang sudah sesuai dengan kelayakan pemain. Mulai dari kelayakan fisik, postur, skill serta visi bermain. ''Tapi kan penilaian yang dilihat timnas itu lebih komprehensif. Namun dari 33 pemain tersebut, kemungkinan besar yang potensinya lebih besar untuk bisa masuk ada 7 pemain,'' ungkapnya.

Disinggung kapan headcoach Timnas U-16, Fachry Husaini akan hadir di Palembang, Bambang menambahkan, masih belum jelas. Karena nanti ada surat resmi dari BTN sekitar seminggu atau dua minggu. ''Terlepas dari itu, kami juga tetap memantau pemain lain, di luar 33 nama yang kami sodorkan. Karena dari hasil Liga Pendidikian Indonesia (LPI) kemarin, tutup Bambang. (SIDRATUL/SINDO)

Tiga Pemain SFC U-21 Diincar Timnas U-19

Thursday, June 26, 2014

InfoSriwijayaFC - Aksi impresif yang dipamerkan penggawa Sriwijaya FC (SFC) U-21 saat menghadapi Tim Nasional (Timnas) U-19, Jumat (20/6), menggoda Pelatih Indra Sjafri. Pelatih asal Padang itu menyatakan ketertarikannya kepada tiga penggawa SFC U-21 yang masih berusia di bawah 19 tahun.

Ketiga pemain yang mencuri perhatian Indra sjafri adalah Zalnando yang bermain di posisi full back kanan, Reza Pratama dan Jufrianto di posisi penjaga gawang. Rencananya, tiga pemain bidikan Indra itu akan diberikan kesempatan untuk berlatih dengan tim Garuda Jaya. 

Sebenarnya pada pertandingan itu, Reza Pratama dan Jufrianto sama sekali tidak diturunkan karena SFC U-21 tidak berani mengambil risiko dan lebih memilih untuk memainkan kiper utama, Teja Paku Alam. Namun ternyata, mantan penggawa PSP Padang itu sudah lama mengamati dan memendam ketertarikannya terhadap tiga pemain asal Sumsel itu. 

''Sebenarnya saya berharap Reza atau Jufrianto bisa diberikan kesempatan untuk bemain, tapi pelatih SFC U-21 tentu memiliki pemikiran lain. Tapi walaupun begitu, ketiga pemain itu tetap akan saya panggil dan berikan kesempatan untuk berlatih dengan timnas U-19. Saya ingin melihat lebih jauh kemampuan mereka,'' ungkapnya. 

Indra menyebutkan, saat ini Timnas U-19 masih membutuhkan satu pemain lagi di posisi kiper dan bek. Karena itu, pada Tur Nusantara Jilid II ini dirinya tidak hanya bermaksud untuk menambah jam terbang dan pengalaman bertanding anak asuhnya. Dia juga mencari talenta berbakat dari daerah yang dikunjunginya. 

Sayangnya lanjut Indra, dari sejumlah tim yang menjadi lawan tanding uji coba, sangat sedikit tim yang berani menurunkan pemain kelahiran 1995. Bahkan saat melawan tim Pra-PON Riau, dia menyebut timnya saat itu sebenarnya bertanding menghadapi PSPS Pekanbaru.

''Saya memaklumi jika setiap tim yang menjadi lawan Timnas U-19 menginginkan pemain yang tampil bisa mengimbangi permainan dan mengincar kemenangan. Hanya saja tujuan awal yang saya inginkan (mencari pemain usia di bawah 19 tahun), jadi tidak tercapai,” sesalnya. (Yopie/SINDO)

Putra Sumsel Pimpin Timnas U-19

Friday, June 20, 2014

InfoSriwijayaFC -Pemain asli binaan Sriwijaya FC (SFC) U-21, Ichsan Kurniawan akan mendapat kehormatan dalam laga melawan klubnya. Ichsan akan diberikan kehormatan menjadi kapten tim Garuda Jaya saat menghadapi SFC U-21. Pelatih Timnas U-19 Indra Sjafri mengatakan, hal itu dilakukannya untuk memberikan motivasi tambahan kepada Ichsan maupun pemain muda asal Sumatera Selatan lainnya. ''Melawan SFC kita akan tunjuk Ichsan Kurniawan sebagai kapten, karena dia putra daerah,” katanya.

Indra merasa Ichsan pantas menjadi kapten, karena memang pemain ini punya kemampuan yang baik dan patut dibanggakan oleh masyarakat Sumsel. “Itulah yang menjadi pertimbangan kita pilih Ichsan jadi kapten tim,” lanjutnya. 

Sementara, Ichsan Kurniawan sendiri mengaku bangga dengan kepercayaan yang diberikan oleh pelatih kepadanya. Dia berjanji akan bermain sebaik mungkin dan memimpin rekan-rekannya dengan bijaksana. ''Ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi saya. Semoga saya bisa menjalankan tugas dan amanah ini dengan baik,''harapnya. (Yopie/SINDO)

Putra Ogan di Timnas U-19

Saturday, June 14, 2014

InfoSriwijayaFC - Ada ambisi besar yang bersemayam di dada bintang muda Sriwijaya FC, Ichsan Kurniawan. Ichsan yang saat ini tergabung dalam pemusatan latihan nasional (Pelatnas) jangka panjang Tim Nasional Indonesia U-19 berharap bisa diturunkan saat menghadapi tim yang pernah membesarkan namanya, SFC U-21, dalam laga uji coba pada Jumat (20/6). 

Bagi alumni Sekolah Olahraga Negeri Sriwijaya (SONS) ini, bisa diberikan kepercayaan untuk bermain melawan tim asal tanah kelahiran merupakan sebuah kebangaan tersendiri. Kesempatan itu tidak akan disia-siakannya untuk bertemu dengan rekan-rekan lamanya dan sekaligus memperlihatkan kemampuan terbaiknya dihadapan pelatih Indra Sjafri.

''Ya keinginan pasti ada, tapi semua keputusan saya serahkan kepada pelatih. Apakah nanti saya akan dimainkan atau tidak saat pertandingan uji coba melawan tim SFC U-21, klub yang telah membesarkan saya selama ini,''ungkapnya.

Di Timnas U-19, Ichsan memang belum berhasil menembus skuad utama dan jangan diturunkan sebagai pemain inti. Dia masih kalah bersaing dengan Muhammad Hargianto di posisi gelandang bertahan.

Tapi hal itu tidak lantas membuat pemain kelahiran Baturaja, 25 Desember 1995 ini berkecil hati dan putus asa. Bagi dia, keputusan untuk bermain merupakan keputusan penuh milik pelatih. Karena itulah, dia terus berusaha memperlihatkan kemampuan terbaiknya pada saat latihan, untuk meningkatkan kualitasnya. 

Jika Ichsan diberikan kesempatan bermain, maka dia akan berhadapan langsung dengan rekan-rekannya seperti Riszki Dwi Ramadhana, Alan Martha, Hapit Ibrahim, Teja Paku Alam dan Rivan Nahumarury yang sama-sama pernah berjuang untuk merebut juara ISL U-21 musim lalu.

''Bisa menjadi juara ISL U-21 merupakan kenangan terindah bagi saya, insyaallah jika teman-teman tetap mempertahankan motivasi dan semangat seperti tahun lalu, saya yakin mereka bisa mempertahankan gelar tahun ini,''ujarnya optimis.

Ichsan melanjutkan, meski dirinya jarang pulang ke Palembang karena harus mengikuti TC jangka panjang dengan timnas U-19, tapi dirinya masih terus mengikuti perkembangan tim SFC U-21 pada musim ini.

Walaupun tidak bisa hadir langsung, dia selalu menyempatkan diri untuk memberikan dukungan dan doa kepada rekan-rekannya saat akan bertanding, agar bisa memperoleh hasil maksimal.

''Saya masih terus mengikuti perkembangan tim SFC junior maupun senior, melalui obrolan di grup BlackBerry Massage (BBM). Saya juga tahu tim mana saja yang akan dihadapi SFC U-21 di babak 12 besar, meski lawannya cukup berat tapi mudah-mudahan bisa lolos ke babak semifinal,''harapnya. (Yopie/SINDO)

SFC U-21 Tidak Mau Dipermalukan Evan Dimas Dkk

InfoSriwijayaFC - Juara bertahan Indonesia Super League (ISL) U-21 Sriwijaya FC U-21 tidak mau dipermalukan oleh Tim Nasional U-19 saat uji coba Jumat (20/6) di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang. Selama satu pekan terakhir Hapit Ibrahim dan kawan-kawan disiapkan khusus untuk mengimbangi permainan tim asuhan Indra Sjafri itu. 

Apalagi di laga terakhir, Evan Dimas dkk sukses menaklukkan Semen Padang U-21 dengan skor tipis 1-0. Di atas kertas, kekuatan tim berjuluk Kabau Sirah Mudo itu tidak jauh berbeda dengan Laskar Mudo Wong kito. Apalagi kedua tim sama-sama bermain imbang 1-1 saat bertemu di laga kandang dan tandang pada grup 1 babak penyisihan ISL U-21.

Tapi Semen Padang Junior lebih beruntung dan berhasil keluar sebagai juara grup dengan raihan 12 poin atau hanya selisih 1 angka dengan SFC junior. Karena itu, dengan persiapan yang lebih matang, diharapkan performa tim SFC junior bisa lebih baik. 

Apalagi Pelatih Kepala SFC U-21, Andi Susanto mengaku sudah mengantongi peta kekuatan Timnas U-19. Sebab, dirinya merupakan salah satu sosok yang memiliki peran besar atas terbentuknya tim itu, baik itu dari pola latihan fisik dan strategi yang saat ini dipakai oleh tim Garuda Jaya itu. 

''Ya, sepulang dari Vietnam tahun 2013 lalu, saya diminta Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin untuk terlibat dalam membentuk dan menangani Timnas U-19. Setelah itu saya buat presentasi kepada pelatih Indra Sjafri sebelum terbentuknya tim, mulai dari metode pembinaan dan latihan,'' ungkapnya.

Dengan latar belakang itulah, sangat wajar jika Andi banyak tahu mengenai kekuatan Timnas U-19 yang saat ini menjadi kebanggaan Indonesia setelah sukses menjuarai Piala AFF U-19 dan lolos ke Piala Asia U-19 di Myanmar, Oktober nanti. Bahkan dia menyebut jika pola latihan dan pembinaan yang dilakukannya, hampir sama persis dengan tim SFC U-21. (Yopie/SINDO)

Sembilan Pemain Timnas U-19 Lulus UAN

Thursday, May 22, 2014

InfoSriwijayaFC - Pendidikan tetap prioritas utama. Sepenggal kalimat itu, benar-benar diaplikasikan dengan baik oleh beberapa penggawa Tim Nasional (Timnas) U-19 Indonesia. Tercatat sembilan pemain Garuda Jaya, julukan Timnas U-19, lulus Ujian Nasional (UN) tingkat SMA.


Yabes Roni, Paulo Sitanggang, Hansamu Yama, Ilham Udin Armayn, Mahdri Fahri, Muhammad Hargianto, Dinan Javier, Martinus Novianto, dan Septian David adalah nama-nama yang lulus UN. Apresiasi tinggi patut diberikan, mengingat padatnya jadwal Timnas U-19 sebelum berlaga di Piala AFC U-19 Myanmar, 9-29 Oktober mendatang."Alhamdulillah. Semua pemain Timnas U-19 yang ikut UN SMA lulus semua,"ungkap Pelatih Timnas U-19, Indra Sjafri.

Keberhasilan sembilan pemain Timnas U-19 mampu lolos UN tahun ini, tidak lepas dari program yang diterapkan Badan Tim Nasional (BTN). Kerja sama BTN dengan Kak Seto Foundation yang memberikan program home schooling kepada para pemain Timnas U-19 ternyata berjalan sukses.

"Salut juga kepada para pemain Timnas U-19 yang berhasil menempuh UN di tengah kesibukan pemusatan latihan,” tutur Ketua BTN, La Nyalla Mattalitti.

''Mudah-mudahan dengan lulus UN mereka bisa lebih semangat lagi mengejar cita-cita mereka. Dan tentunya saya berharap mereka menjadi generasi penerus bangsa yang produktif dan mampu mengharumkan nama bangsa di dunia internasional,” lanjut pria yang juga menjabat Wakil Ketua Umum (Waketum) PSSI tersebut.

Perasaan bangga bercampur bahagia pun, tidak bisa ditutupi para pemain Garuda Jaya. Dinan dan Septian contohnya, mereka mengaku tidak henti-hentinya berucap syukur atas prestasi yang mereka capai di bangku pendidikan. ''Saya sangat bersyukur sekali lulus UN. Sekarang saya sudah lega dan bisa fokus ke Timnas U-19,'' kata Dinan, yang tercatat sebagai siswa SMU 1 Sewon, Yogyakarta.

''Sangat senang saya lulus. Insya Allah, saya ingin melanjutkan kuliah. Tapi, untuk sementara saya belum memutuskan di mana saya kuliah,'' timpal Septian. (SINDO)

Asri Akbar: Rezeki Saya Di Sriwijaya

Monday, May 5, 2014

InfoSriwijayaFC - Berkat permainannya yang konsisten pada musim ini, Asri Akbar mendapatkan panggilan tim nasional (timnas) Indonesia untuk menghadapi ASEAN All Star, Minggu (11/05). Asri Akbar akan diplot untuk menggantikan pemain Arema FC yang berhalangan tampil karena bermain dalam laga AFC Cup.

Menanggapi pemanggilannya tersebut, Asri Akbar mengaku gembira atas pemanggilannya untuk memperkuat timnas Indonesia. Menurut Asri Akbar pemanggilan timnas tersebut merupakan yang pertama kali sejak 11 tahun karir sepakbola profesionalnya. "Selama bermain bersama Semen Padang, Persiba, dan Persib saya belum beruntung dan tidak memperoleh kesempatan masuk timnas. Mungkin rezeki saya di Sriwijaya," ujar Asri Akbar.

Menghadapi laga debutnya bersama timnas Indonesia, Asri Akbar mengaku tidak mempunyai target khusus. Asri Akbar mengaku akan berusaha keras untuk memikat pelatih kepala timnas Indonesia.

Seperti yang diketahui, timnas Indonesia akan melakukan ujicoba sekaligus partai amal melawan tim ASEAN All Star yang diperkuat pemain terbaik dari seluruh wilayah negara ASEAN. Laga tersebut direncanakan akan digelar di Stadion Gelora Bung Karno pada 11 Mei 2014. (Sriwijaya Post)

Syakir Belum Puas, Rizky tak Kecewa

Friday, April 4, 2014

InfoSriwijayaFC - Dua pemain muda Sriwijaya FC, Syakir Sulaiman dan Rizky Dwi Ramadhana, memperoleh pengalaman berbeda saat membela Tim Nasional U-23. Syakir mendapat kepercayaan bermain dalam uji coba, sedangkan Rizky tidak diturunkan oleh pelatih Aji Santoso.

Tampil full time saat memperkuat Timnas U-23 mengalahkan Singapura dengan skor 2-1, Syakir belum puas. Winger Sriwijaya FC belum mencatatkan namanya di papan skor, meskipun banyak mendapatkan peluang. Jika pelatih masih memberikan kepercayaan kepadanya, pemuda asal Nanggroe Aceh Darussalam ini berjanji akan memperbaiki performanya dan berusaha untuk mencetak gol bagi timnas U-23.

''Saya bersyukur bisa mendapatkan kepercayaan bermain penuh dari pelatih, saat pertandingan uji coba tadi (kemarin) malam. Tapi saya merasa belum puas, karena belum berhasil mencetak gol. Mudah-mudahan dipertandingan selanjutnya saya bisa lebih beruntung, itupun jika pelatih masih memberikan kepercayaan kepada saya,” ungkap pemain muda terbaik Indonesia Super League (ISL) musim lalu ini.

Syakir sendiri seperti mendapatkan berkah, bisa langsung mendapatkan kepercayaan penuh dari jajaran pelatih Timnas U-23 untuk menempati starting line-up. Apalagi tahun lalu, meski sempat dipanggil oleh Pelatih Rahmad Darmawan, yang kala itu membesut Timnas U-23 untuk menghadapi ajang SEA Games, nama mantan pemain Persiba Balikpapan ini akhirnya dicoret.''Saya banyak mendapatkan pelajaran berharga di sini (pelatnas), karena itu saya optimistis bisa bermain lebih baik lagi nanti,''janjinya.

Terpisah, Risky Dwi Ramadhana tidak kecewa belum dimainkan. Dia menyatakan masih terus berharap dirinya bisa mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan kualitasnya dalam pertandingan resmi, meski hanya sebatas uji coba.''Saya akan berusaha lebih keras lagi, agar pelatih bisa melirik saya dan menurunkan saya dalam pertandingan uji coba lainnya,''harapnya Eky, panggilan Rizky Dwi Ramadhana. (Yopie/SINDO)

Daftar Pemain Timnas U-23 Indonesia

Friday, March 21, 2014

InfoSriwijayaFC - Badan Tim Nasional (BTN) merilis 23 nama pemain yang dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan tahap kedua Timnas U-23.. Timnas U-23 ini yang dipersiapkan untuk mengikuti ajang Asian Games September mendatang di Incheon, Korea Selatan, akan menggelar pemusatan latihan kedua 19 Maret hingga 4 April di Yogyakarta.

Dalam pemusatan latihan, nantinya akan diselingi dengan tiga pertandingan uji coba. Namun calon lawannya akan diumumkan dalam dua hari ke depan mengingat PSSI melalui Departemen International masih melakukan komunikasi antar federasi.

Dari daftar pemain yang diumumkan, terdapat dua nama punggawa Sriwijaya FC, yakni Syakir Sulaiman dan Rizky Dwi Ramadhan. Rizky lolos seleksi tahap pertama dan Syakir baru dipanggil pada pemusatan latihan tahap kedua ini. Sedangkan satu pemain Sriwijaya FC lainnya yang sempat mengikuti seleksi tahap pertama, Hapit Ibrahim tidak lolos seleksi.

Berikut 23 nama pemain Timnas U-23:

1. Teguh Amirudin (GK) Perseru Serui
2. Yogi Triana (GK) Persita Tangerang
3. Raden Galuh Noor (GK) Pelita Bandung Raya
4. Saifudin (DEF) Pelita Bandung Raya
5. M. Zainuri (DEF) Pra PON Jatim
6. Eki Taufik (DEF) Persela Lamongan
7. Achmad Hisyam Tole (DEF) Persebaya Surabaya
8. Alfin Tuasalamony (DEF) Persebaya Surabaya
9. Saiful Indra Cahya (DEF) Persik Kediri
10. Dani Saputra (DEF) Persija Jakarta
11. A. Bachtiar (DEF) Persekabpas
12. Rasyid Bakri (MID) PSM Makassar
13. Dedi Kusnandar (MID) Persebaya Surabaya
14. Syakir Sulaiman (MID) SRIWIJAYA FC
15. Loudri Setiawan (MID) Putra Samarinda
16. Ramdhani Lestaluhu (MID) Persija Jakarta
17. Ridho Nur Cahyo (MID) Pra PON Jatim
18. Fandi Eko Utomo (MID) Persebaya Surabaya
19. Novri Setiawan (MID) Persebaya Surabaya
20. Muchammad Erland (MID) PSM Makassar U-21
21. Fandi Achmad (FW) Perseba Super
22. Rizky Dwi Ramadhana (FW) SRIWIJAYA FC
23. Aldari Makatindu (FW) Putra Samarinda

Sumber: Inilah.Com (edit)

Daftar Pemain Timnas Indonesia yang Dibawa ke Spanyol

Monday, March 17, 2014

InfoSriwijayaFC - Pelatih Timnas Indonesia Alfred Riedl membawa 24 pemain ke tur Spanyol yang berlangsung 22 Maret hingga 4 April 2014. Tur dilaksanakan untuk persiapan menghadapi AFF Cup 2014 yang akan berlangsung 22 November-20 Desember 2014 mendatang.

Di Spanyol, timnas senior akan menjajal dua Timnas, yakni Andora dan Kuba. Satu lawan tanding lainnya adalah klub La Liga, Elche. Andora akan menjadi lawan pertama Indonesia yakni 26 Maret. Tiga hari kemudian menghadapi Kuba dan 2 April menjajal Elche.

Pertandingan akan digelar di stadion FC Alzira, di Cullera, Valencia. Kick off pertandingan digelar pukul 15.00 waktu setempat, sehingga diharapkan disaksikan di televisi pukul 21.00 WIB. Para pemain senior akan memulai TC persiapan sebelum bertolak ke Spanyol pada 19 Maret di Karawachi. Dijadwalkan akan bertolak ke Spanyol pada 22 Maret.

Pemain yang Dibawa Riedl ke Spanyol
1. Andritany Adhiyasa (GK) Persija Jakarta
2. I Made Wirawan (GK) Persib Bandung
3. Choirul Huda (GK) Persela Lamongan
4. Diego Robbie Michiels (DEF) Mitra Kukar
5. Novan Setya Sasongko (DEF) Semen Padang
6. Achmad Jufriyanto (DEF) Persib Bandung
7. Muhammad Roby (DEF) Putra Samarinda
8. Ricardo Salampessy (DEF) Persebaya Surabaya
9. Fachruddin Wahyudi Aryanto (DEF) Persepam MU
10. Zulkifli Syukur (DEF) Mitra Kukar
11. Supardi Nasir Bujang (DEF) Persib Bandung
12. Slamet Nurcahyono (MID) Persepam MU
13. Amirul Mukminin (MID) Barito Putera
14. Ferdinan Alfred Sinaga (MID) Persib Bandung
15. Rizky Ahmad Sanjaya Pellu (MID) Pelita Bandung Raya
16. Bayu Gatra Sanggiawan (MID) Putra Samarinda
17. Firman Utina (MID) Persib Bandung
18. Manahati Lestusen (MID) Persebaya Surabaya
19. Raphael Guillermo Maitimo (MID) Mitra Kukar
20. Muhammad Ridwan (MID) Persib Bandung
21. Zulham Malik Zamrun (MID) Mitra Kukar
22. Greg Nwokolo (FW) Persebaya Surabaya
23. Tantan (FW) Persib Bandung
24. Talaohu Abdulmushafry (FW) Pelita Bandung Raya

(Sumber: Jawa Pos)

Pelatih Timnas U-19 Sebut Timnya Masih Ababil

Thursday, March 6, 2014

InfoSriwijayaFC - Pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Safri, melakukan banyak pergantian pemain saat uji coba dalam Tur Nusantara. Selama 10 kali bertanding, dia selalu mengganti semua pemain baik di benteng pertahanan, gelandang, hingga sektor depan.

"Saya pengen tahu seberapa kemampuan anak-anak, itu untuk mengukur kekuatan dalam satu tim," kata Indra Safri.

Setiap pemain, lanjutnya, diberi waktu yang sama dalam uji coba tur nusantara. Pergantian pemain itu dilakukan secara terus menerus hingga nanti menemukan nama-nama yang bakal ditetapkan untuk mewakili Indonesia di Myanmar mendatang.

"Orang pikir U-19 itu tim hebat, ini tim masih belajar, 19 tahun usianya, masih labil, kadang bagus kadang kurang," jelasnya.

Selama 10 kali pertandingan, kata Indra, timnas U-19 melakukan pertandingan dengan lawan yang tidak seimbang. "Yang dilawan itu bukan seimbang loh, itu tim-tim yang umumnya di atas mereka (19 tahun) usianya. 10 kali pertandingan, 7 kali menang, 3 kali seri," tuturnya.

"Yang kami evaluasi bukan soal menang-kalah, tapi cara bermain. Kalau ini enggak ada dikasih ini gimana, kanselalu saya rotasi. 10 kali pertandingan, 10 kali juga formasi berubah terus," papar Indra.

Saat ini, timnas U-19 tengah persiapan ke Kalimantan menjalani lanjutan Tur Nusantara. April nanti juga diagendakan menjalani Tur Timur Tengah. "1 April nanti, kita berangkat ke Arab, umroh lima hari, setelah itu lakukan empat kali ujicoba, terakhir di Eropa," tutupnya. (SINDO)

Demi Timnas, Hapit Siap Tinggalkan Pacar

Sunday, February 23, 2014

InfoSriwijayaFC - Pemain Sriwijaya FC (SFC), Hapit Ibrahim resmi mendapatkan panggilan dari tim nasional (timnas) Indonesia U-23. Bersama punggawa SFC lainnya, Rizky Dwi Ramadhana, Hapit akan bergabung dalam latihan timnas Indonesia U23 yang dipersiapkan untuk ASIAN Games 2014.

Bergabung dengan timnas Indonesia merupakan cita-cita banyak anak-anak Indonesia. Tidak semua orang dapat menjadi anggota timnas Indonesia. Hapit adalah salah satu dari banyak anak Indonesia yang beruntung.

Bergabung dengan timnas Indonesia merupakan kebanggaan bagi Hapit. Namun begitu ia harus rela meninggalkan orang-orang terdekatnya demi bergabung dengan timnas Indonesia U-23. Menanggapi hal tersebut Hapit mengaku tidak takut jika harus berpisah dengan pacarnya, Murni Arsella.

Menurut Hapit, pacarnya yang biasa disapa Sella tersebut merupakan wanita yang mengerti profesinya sebagai pesepakbola. "Dia (Sella, red) sudah biasa ditinggal kalau Hapit lagi jalani laga away," ungkap Hapit.

Penampilan Hapit yang cukup memukau dalam beberapa laga Sriwijaya FC di ISL dan fisiknya yang dianggap mumpuni menjadi beberapa alasan pria kelahiran 12 Mei 1993 ini dipanggil timnas Indonesia U-23. Bersama Rizky Dwi Ramadhana, rekannya yang juga sesama jebolan Sekolah Olahraga Negeri Sriwijaya (SONS) dan Sriwijaya FC U-21 Hapit akan bersaing dengan 26 pemain lain untuk memperebutkan tempat diskuad timnas Indonesia U-23. (TribunSumsel/Edit)

Dua Punggawa SFC Dipanggil Timnas U-23

Wednesday, February 19, 2014

InfoSriwijayaFC - Dua punggawa muda Sriwijaya FC (SFC), Rizky Dwi Ramdhana dan Hapit Ibrahim dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan dan seleksi tim nasional (timnas) Indonesia U-23. Keduanya akan bersaing dengan 26 pemain lainnya untuk memperebutkan posisi dalam skuad timnas Indonesia U-23. Rencananya skuad timnas Indonesia U-23 ini akan dipersiapkan untuk mengikuti ASIAN Games 2014 di Korea Selatan (18 September - 04 Oktober 2014).

Selain Rizky dan Hapit, beberapa nama eks punggawa SFC seperti Vava Yagalo, Novri Setiawan, dan Ramdhani Lestaluhu juga dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan. Berikut nama 28 pemain yang dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan timnas Indonesia U-23;

Penjaga gawang:
1) Dimas Galih Pratama (Persijap)
2) Aji Saka (Persepam)
3) Yogi Triana (Persita)
4) Teguh Amiruddin (Perseru).

Pemain belakang:
1) Dany Saputra (Persija)
2) Muhammad Nizar Ashari (Perseba Super Bangkalan)
3) Mokhamad Syaifudin (Pelita Bandung Raya)
4) David Aprelianto (PSMP Mojokerto Putra)
5) Vava Mario Yagalo (Persebaya)
6) Novrianto (PSPS Pekanbaru)
7) Achmad Bachtiar (Persekap Pasuruan)
8) Syahrizal (Persija).

Pemain Tengah:
1) Rizky Ahmad Sanjaya Pellu (Pelita Bandung Raya)
2) Rasyid Assyahid Bakri (PSM Makassar)
3) Loudry Meilana Setiawan (Putra Samarinda)
4) Novri Setiawan (Persebaya)
5) Yulianto (PSS Sleman)
6) Fandi Eko Utomo (Persebaya)
7) Tonny Roy Ayomi (Perseru)
8) Dave Mustain (Persekap Pasuruan)
9) Bayu Gatra Sanggiawan (Putra Samarinda)
10) Rizki Ramdani Lestaluhu (Persija)
11) Hendra Adi Bayauw (Semen Padang FC)
12) Hapit Ibrahim (Sriwijaya FC)

Pemain Depan:
1) Agung Supriyanto (Persija)
2) Fandi Ahmad (Perseba Super Bangkalan)
3) Rizky Dwi Ramadhana (Sriwijaya FC)
4) Aldaier Makatindu (Putra Samarinda).
 

© 2014 INFO SRIWIJAYA FC - All Rights Reserved | Supported by : Blogger | Presented by : Info Sriwijaya FC | Desain by : Andrean Wahyu Effendy