Enam Laga Pertama di Hari Pertama ISL 2015

Monday, March 2, 2015

Sriwijayafc.info - PT Liga Indonesia selaku penyelenggara kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2015 merilis rancangan jadwal terbaru ISL 2015. Sempat tertunda karena adanya konflik dengan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI), kini ISL 2015 direncanakan segera dimulai pada tanggal 4 April 2015.

Enam pertandingan yang melibatkan dua belas tim direncanakan akan mengisi hari pertama ISL 2015. Laga perdana yang akan digelar adalah laga antara Persipura vs Persiram Raja Ampat di Stadion Mandala Jayapura pada pukul 13:30 WIT. Sriwijaya FC (SFC) sebagai salah satu peserta ISL 2015 dijadwalkan menjalani partai perdana di ISL 2015 dengan menghadapi Pelita Bandung Raya pada pukul 21:00 WIB di Stadion Gelora Sriwijaya Palembang.

CEO PT Liga Indonesia, Joko Driyono menuturkan bahwa rancangan jadwal pertandingan ISL 2015 sudah dikirimkan kepada klub peserta ISL 2015. Joko berharap rancangan yang sudah dikirimakan tersebut dapat diterima oleh klub peserta ISL 2015. "Kalaupun ada permintaan perubahan harus masuk akal dan akan kami sesuaikan," ungkap Joko Driyono dilansir laman liga indonesia.

Berikut jadwal pertandingan pertama ISL 2015:
Sabtu, 4 April 2015
Persipura vs Persiram (13:30 WIT)
Perseru vs Bali United Pusam (13:30 WIT)
Persib vs Semen Padang (15:30 WIB)
Persela vs Barito Putera
Arema Indonesia vs Persija (19:00 WIB)
Sriwijaya FC vs Peilita Bandung (21:00 WIB)
Minggu, 5 April 2015
Persegres Gersik United vs Pusamania Borneo FC
Persebaya vs Mitra Kukar

Senin, 6 April 2015
PSM melawan Persiba.
(ligaindonesia)

Duet Tangguh Versi Aziz

Sriwijayafc.info - Pemain asing Sriwijaya FC (SFC), Abdullaye Yossouf Maiga begitu bersemangat menyambut kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2015. Pemain asal Mali ini bahkan optimis bisa menjadi juara bersama mengingat materi pemain yang dimiliki oleh SFC. Di lini belakang SFC, Maiga merasa cocok berduet dengan dua pemain belakang SFC lainnya, yakni Fachrudin Aryanto dan Ngurah Nanak.

Maiga menganggap bahwa duetnya bersama Fachrudin atau Nanak cukup untuk membuat tangguh lini belakang SFC. Seringnya berlatih bersama membuat Maiga merasa cocok berduet dengan Fachrudin atau Nanak yang menurutnya mempunyai kelebihan masing-masing untuk menutupi kekurangannya. "Kami bertiga sudah padu. Mereka berdua juga memiliki kemampuan berbeda-beda," ungkap Maiga dilansir laman Seputar Indonesia (02/03).

Fachrudin dinilai oleh Maiga merupakan pemain yang mempunyai fisik yang bagus dan kemampuan mengamankan lini belakang yang baik. Sedangkan Nanak disebutkan memiliki teknik bermain bola yang mumpuni. Menurut Maiga jika ia berduet dengan Nanak, ia akan berada di belakang Nanak, sedangkan Nanak berada di depan untuk menghalau serangan musuh karena teknik Nanak lebih bagus. Berbeda jika berduet dengan Fachrudin, Maiga mengaku ia akan berada di depan Fachrudin untuk menghalau musuh karena Fachrudin lebih kuat. (Moeslim/SINDO)

Bendol Ukir Rekor Baru

Sunday, March 1, 2015

Sriwijayafc.info - Benny Dolo kembali ke kursi pelatih tim nasional Indonesia. Penunjukan Benny Dollo yang dilakukan PSSI lewat Badan Tim Nasional (BTN) pada hari Jumat, (27/02) berarti akan menjadi pelatih timnas untuk kali ketiga sepanjang karir kepelatihannya. Hal itu menjadi sebuah sejarah tersendiri karena belum ada pelatih yang dipercaya tiga kali menjadi pelatih skuad “Garuda” sejak periode awal tahun 1934.

Pria kelahiran Manado ini pertama kali menjadi pelatih timnas pada tahun 2000 dan hanya bertahan setahun, usai gagal menembus babak kualifikasi Piala Dunia 2002. Benny Dollo lalu kembali menjadi arsitek timnas pada tahun 2008, berhasil memberikan gelar Piala Kemerdekaan dan melaju ke semifinal Piala AFF. Namun, dipecat pada tahun 2010 usai gagal lolos Piala Asia.

Lima tahun kemudian, pria 64 tahun ini akhirnya kembali. Catatan pelatih yang akrab disapa Bendol ini berhasil melewati dua pelatih yang sebelumnya memiliki catatan yang sama. Suwardi Arlan pernah dua kali melatih timnas (1972-74 dan 1976-78), begitu juga dengan Ivan Kolev (2002-04 dan 2007).

Mengetahui dirinya ditunjuk sebagai pelatih Timnas, Benny Dollo mengatakan dirinya siap menerima jabatan ini.
 Pelatih yang juga menangani Tim Sriwijaya FC ini akan menghadapi dua partai uji coba, salah satunya adalah melawan Kamerun. “Saya sudah diberitahu oleh PSSI dan saya siap menangani Timnas Indonesia. Senang akan penunjukkan ini dan tidak masalah bagi saya,” kata Benny Dollo. (RIZKI/PALPOS)

Bendol Ditunjuk Latih Timnas

Friday, February 27, 2015

Sriwijayafc.info - Pelatih Sriwijaya FC (SFC), Benny Selvianus Dollo resmi ditunjuk oleh Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk menjadi pelatih sementara Tim Nasional (Timnas) Indonesia. Pelatih yang akrab disapa Bendol tersebut ditunjuk sebagai pelatih sementara Timnas Indonesia karena PSSI baru akan mengumumkan Timnas Indonesia pada bulan Juni 2015.

Sekretaris Jenderal (Sekjend) PSSI, Joko Driyono menyebutkan alasan Bendol ditunjuk sebagai pelatih sementara Timnas Indonesia karena pengalaman Bendol yang dianggap mumpuni. Tugas Bendol adalah mendampingi Timnas Indonesia pada dua laga ujicoba pada bulan Maret mendatang. Selain itu Bendol juga diperbolehkan untuk memilih siapapun sebagai asistennya. "Sebelum menunjuk Bendol, ada beberapa nominasi. Ini merupakan pilihan akhir dengan mempertimbangkan pengalaman beliau, nantinya ia juga boleh memilih siapa pendampingnya," ungkap Joko Driyono dilansir laman ligaindonesia (27/02).

Manajer SFC, Robert Heri mengaku bahwa SFC sudah menerima surat dari PSSI terkait penunjukkan Bendol. Menurut Robert Heri, SFC mengizinkan Bendol untuk menjadi pelatih sementara Timnas Indonesia. "Kita sudah terima surat resminya, dan kita izinkan sebab ini demi kepentingan Timnas," sebut Robert Heri dilansir ligaindonesia (27/02).

Piala Gubernur Sumsel Digelar 3 Pekan

Sriwijayafc.info - Manajemen klub Sriwijaya FC (SFC) mengkonfirmasi waktu kompetisi pra musim, Piala Gubernur Sumsel 2015. Setidaknya selama tiga pekan, SFC bersama tujuh klub peserta lainnya akan berkompetisi pada kompetisi yang digelar pada 4-27 Maret 2015. Rencananya kompetisi pra musim tersebut akan dipusatkan di Palembang.

Direktur Kompetisi PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), Augie Bunyamin menyebutkan bahwa banyak klub berminat ikut berpartisipasi. Selain itu surat undangan untuk calon peserta Piala Gubernur Sumsel 2015 telah dikirimkan. Augie berani mengklaim bahwa para calon peserta sudah mengkonfirmasi undangan dari pihak SFC. "Konfirmasi dari para undangan masih belum kita ketahui dari siapa-siapa saja. Karena kami tengah fokus melakukan persiapan event tersebut," ungkap Augie dilansir laman Seputar Indonesia (27/02).

Salah satu calon peserta Piala Gubernur Sumsel 2015, Persib Bandung belum memastikan apakah akan berpartisipasi atau tidak dalam Piala Gubernur Sumsel 2015. Menurut Pelatih Kepala Persib, Djajang Nurdjaman, berat bagi Persib untuk mengikuti Piala Gubernur Sumsel 2015 karena pada bulan Maret 2015 Persib mempunyai agenda pada kompetisi AFC Cup 2015. Djajang juga menambahkan bahwa Persib telah pasti berangkat ke Bali untuk melakukan ujicoba dengan Bali United pada 2 Maret 2015. "Kita berangkat Minggu (1/3/2015) lalu pulang ke Bandung setelah uji coba tanggal 3 Maret," ungkap Djajang dilansir laman Seputar Indonesia (26/02).

Seperti yang diketahui, SFC akan menggelar Piala Gubernur Sumsel 2015 untuk mengisi kekosongan jadwal akibat tertundanya ISL 2015. Setidaknya akan ada delapan klub, termasuk SFC yang akan berpartisipasi pada kompetisi yang direncakanan digelar setiap tahun tersebut. Klub lain yang disebutkan akan ikut berkompetisi adalah Persib, Persija, Arema, Persebaya, Persipura, Semen Padang, dan satu klub dari Singapura. (Moeslim/Ginanjar/SINDO/edit)

Gunakan Dalil "Force Majeure"

Wednesday, February 25, 2015

Sriwijayafc.info - Manajemen Sriwijaya FC (SFC) akhirnya mengakui bahwa kondisi keuangan SFC akan mengalami kerugian karena konflik Indonesia Super League (ISL) 2015. Sebelumnya manajemen SFC mengklaim bahwa SFC tidak akan mengalami kerugian.

Direktur Keuangan PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), Yuliar menyebutkan bahwa keuangan SFC terganggu karena diundurnya ISL 2015. Pasalnya SFC telah mengeluarkan banyak biaya untuk persiapan ISL 2015 sejak bulan Desember 2014.

Menurut Yuliar dana operasional SFC akan mendapatkan tambahan, sedangkan dana untuk pemain dan pelatih aman. "Biaya operasianal sudah pasti akan ada tambahan, tapi kita juga sudah antisipasi agar kondisi keuangan kita tetap aman," ungkap Yuliar dilansir laman Sriwijaya Post (24/02).

Terkait dengan kontrak pemain yang terancam habis di tengah kompetisi, Yuliar mengungkapkan bahwa manajemen SFC akan melakukan komunikasi dengan pemain. Yuliar berharap pemain SFC dapat paham karena tertundanya ISL 2015 karena tertundanya ISL 2015 diklaim termasuk "force majeur" atau bencana yang tidak dikehendaki bersama. (Kompas/SRIPO/edit)

Tanggapan Pendukung SFC Tentang Polekmik ISL 2015

Tuesday, February 24, 2015

Sriwijayafc.info - Polekmik PSSI, BOPI, dan Kemenpora RI yang menyebabkan Indonesia Super League (ISL) 2015 sempat tidak jelas nasibnya. Kompetisi yang sedianya dijadwalkan dimulai pada 20 Februari 2015, ditunda oleh BOPI dan Kemenpora menjadi 4 Maret 2015. Namun akhirnya ketiga pihak yang berpolekmik sepakat ISL 2015 digelar pada 4 April 2015.


Beragam komentar keluar dari pendukung klub peserta ISL 2015 terkait polekmik ISL 2015. Pendukung klub Sriwijaya FC (SFC) salah satunya banyak menyuarakan komentar bernada protes hingga putus asa terkait nasib ISL 2015. "Mending sekalian 17 Agustus," tulis salah satu pendukung SFC, Agung Riyanto melalui akun twitter @SYNYAgung ketika menanggapi informasi ISL 2015 dimulai 4 April 2015.

Senada dengan Agus Riyanto, Bagus Surya melalui akun twitter @DenAbham menyarankan agar ISL 2015 dimulai bulan Agustus. "Mending mulai bulan agustus, jadi bisa bareng EPL," tulis Bagus Surya.

Dilain pihak, Eddy Ismail sebagai Ketua Umum Sriwijaya Mania, salah satu kelompok supporter SFC menuturkan kekecewaanya terhadap penundaan ISL 2015. Menurutnya klub ISL 2015 banyak yang rugi akibat penundaan ISL 2015, mulai dari kontrak pemain hingga jadwal latihan. "Kita sangat kecewa dengan diundur-undur terus jadwal ISL. Kita berharap polekmik mengenai ISL 2015 segera berakhir dan tidak berkelanjutan agar tidak disanksi FIFA," ungkap pria yang akrab disapa Eddy Gonjing ini (24/02).

Kekhawatiran yang sama juga muncul dari Muhammad Wira yang khawatir Indonesia dijatuhi sanksi oleh FIFA karena polekmik ISL 2015. Menurut Wira walaupun ISL 2015 direncanakan digelar 4 April 2015, belum tentu juga terlaksana dan rasanya akan berbeda. "Cugak! berbulan-bulan menunggu ternyata pending," keluh Wira (24/02).

Piala Gubernur Sumsel Undang 8 Raksasa

Sriwijayafc.info - Manajemen klub Sriwijaya FC (SFC) berencana mengadakan Piala Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) 2015. Hal ini dilakukan untuk mengisi waktu sebelum Indonesia Super League (ISL) 2015 diputar pada 4 April 2015. Delapan klub akan diundang untuk berpatisipasi, yakni Persib, Arema, Persipura, Persebaya, Persija, Semen Padang, dan satu klub dari Singapura.

Direktur Promosi dan Marketing PT Sriwijaya Optimis Mandiri, Nirmala Dewi menuturkan alasan lain penyelenggaraan Piala Gubernur Sumsel 2015. Selain untuk mengisi kekosongan waktu, Piala Gubernur Sumsel 2015 digelar untuk mempromosikan event ASIAN Games 2018 yang akan digelar di Palembang. "Ini adalah solusi terbaik untuk mengatasi kekosongan kompetisi yang sangat panjang," ungkap Nirmala Dewi dilansir laman Seputar Indonesia (24/02).

Rencananya Piala Gubernur Sumsel 2015 akan digelar selama satu bulan pada bulan Maret karena pada 4 April ISL 2015 dimulai. Demi merealisasikan rencana tersebut, manajemen SFC sudah melakukan koordinasi dengan PSSI dan PT Liga Indonesia untuk meminta rekomendasi penyelenggaraan kompetisi yang diharapkan bisa dilaksanakan setiap tahun. (Moeslim/SINDO/edit)

Drama ISL 2015 Berakhir Setelah BOPI dan PSSI Sadar

Monday, February 23, 2015

Sriwijayafc.info - Drama penentuan kapan dimulainya Indonesia Super League (ISL) 2015 akhirnya berakhir. PSSI selaku organisasi sepakbola tanah air dan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) sadar jika keduanya saling membutuhkan dan harus bersatu. Kedua organisasi tersebut akhirnya sepakat mengelola ISL 2015 bersama. Hal tersebut terungkap melalui konferensi pers yang dilakukan bersama di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia (RI), Senin (23/02)

Ketua Umum BOPI, Noor Aman menyebutkan bahwa BOPI tidak mempunyai keinginan ISL 2015 berhenti. Menurut Noor Aman, BOPI sejatinya ingin kompetisi berjalan dengan baik. Kompetisi yang baik menurutnya bukan hanya keinginan BOPI semata, tetapi juga keinginan PSSI dan masyarakat.

Dilain pihak, Joko Driyono menuturkan bahwa pertemuan yang dilakukan oleh PT Liga Indonesia selaku penyelenggara ISL 2015 beserta klub peserta ISL 2015 dengan Ketua Komisi X DPR RI, Teuku Rifky Harsya dan Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah menjadi pemicu kesepakatan untuk mengelola ISL 2015 dengan bersama. Joko Driyono juga menyebutkan terkait dengan masalah verifikasi klub akan juga akan dikelola dengan bersama. "Hal yang menyangkut soal verifikasi, kami akan mengelola itu dengan spirit kebersamaan untuk menjadi lebih baik," sebut Joko Driyono dilansir laman Viva Bola (23/02). (Aditya/Wirawan/VivaBola/edit)
 

© 2014 INFO SRIWIJAYA FC - All Rights Reserved | Supported by : Blogger | Presented by : Info Sriwijaya FC | Desain by : Andrean Wahyu Effendy