Delapan Pemain Menarik Selama Tujuh Musim

Sunday, July 14, 2013

InfoSriwijayaFC - Tujuh musim klub kebanggaan warga Sumatera Selatan (Sumsel), yakni Sriwijaya FC (SFC) telah mengarungi kompetisi sepakbola di Indonesia, setidaknya dua gelar juara Liga Indonesia dan tiga gelar juara Piala Indonesia telah diraih tim berjuluk Laskar Wong Kito tersebut.

Tidak ada salahnya kita mengamati kembali nama-nama pemain yang pernah memperkuat SFC sejak musim pertama SFC berlaga di Liga Indonesia. Lebih dari 200 nama pemain sepakbola pernah merasakan berkandang di Stadion Gelora Sriwijaya, delapan diantaranya kami anggap sebagai pemain dengan kelebihan dan kemenarikan tersendiri.

1. Ferry Rotinsulu
Penggemar SFC pasti akan mengenal sosok ini, satu-satunya pemain yang paling lama bermain bersama SFC. Banyak godaan dari klub lain yang menggodanya untuk meninggalkan SFC, tetapi semua ditampiknya. Penjaga kelahiran Palu ini mempunyai kelebihan dalam menghadapi tendangan penalti. Terbukti beberapa kali Ferry menggalkan eksekusi penalti lawan saat krusial, diantaranya saat semifinal dan final Piala Indonesia 2007, serta semifinal Piala Indonesia 2010 yang kesemuanya berujung gelar juara untuk SFC.

2. Keith Jerome Gumbs
Sempat diragukan oleh penggemar SFC ketika pertama kali direkrut oleh Rahmad Darmawan, pemain yang akrab disapa Kayamba menjawab keraguan publik SFC dengan torehan gol demi gol yang ciptakan. Tidak sungkan-sungkan, Kayamba langsung menorehkan dua gol saat laga debutnya bersama SFC. Hingga kini menjadi pemain yang melegenda di Liga Indonesia. Torehan 94 gol dari 174 laga bersama SFC menobatkan pemain yang kini memperkuat Arema ini menjadi pencetak gol terbanyak SFC sepanjang sejarah. Musim terakhirnya bersama SFC, yakni musim 2011 merupakan salah satu musim Kayamba dengan gol terbanyak, yakni 22 gol dan bertengger daftar top skor papan atas Indonesia.

3. Zah Rahan Krangar
Zah Rahan adalah salah satu dari sekian banyak legiun asing yang sukses di Indonesia. Selama memperkuat SFC perannya sebagai pemegang komando permainan SFC begitu vital melalui umpan dan pergerakannya nan lincah. Hingga sekarang, mungkin Erick Weeks Lewis yang bisa menggantikan peran pemain asal Liberia ini. Bersama SFC, pemain mungil yang menggunakan nomor 10 ketika bermain untuk SFC ini pernah mencetak gol spektakuler melalui jarak jauh ketika SFC mengandaskan PSMS di laga final Liga Indonesia 2007.

4. Ponaryo Astaman
Ponaryo adalah salah andalan SFC hingga kini, pemain asal Balikpapan ini sudah bermain bersama SFC dari musim 2010 dan hingga kini perannya sebagai jenderal lapangan tenagh SFC belum tergantikan. Permainan nan lugas disertai umpan-umpan mematikan menjadil ciri khas pemain yang kerap disapa Popon ini.

5. Thierry Gathuessy
Thierry adalah salah satu type pemain belakang yang sulit ditemui di Indonesia, walaupun bermain sebagai stopper, Thierry kerap mencetak gol melalui akselerasi yang ia lakukan. Tidak jarang juga umpannya kepada pemain lain berbuah gol. Thierry merupakan salah satu type bek modern, ketika bermain bersama SFC, penjaga gawang SFC sangat terbantu dengan permainan lugas pemain yang juga sering disebut "badak" tersebut.

6. Carlos Renato Elias
Renato merupakan salah satu pemain yang kerap disandingkan bersama Ferry Rotinsulu dan Kayamba sebagai legenda SFC. Kharismanya dalam memimpin Laskar Wong Kito dalam bertarung menjadi poin plus pemain asal Brasil ini. Renato merupakan kapten SFC pertama yang mengangkat gelar juara Liga Indonesia.

7. Andi Oddang Mustamu
Andi Oddang adalah satu dari sedikit penyerang lokal yang menjadi andalan SFC di tengah gempuran pemain asing di Liga Indonesia, duetnya bersama Emeka Okoye menjadi duet andalan SFC ketika awal mengikuti kompetisi Liga Indonesia. Satu hal yang menarik dari pemain yang juga pegawai bank ini adalah rambut yang gondrong. Ada cerita menarik Andi Oddang ketika memperkuat SFC, pada suatu ketika ia memotong rambutnya menjadi pendek dan menghilangkan ciri khas rambut gondrongnya. Menariknya seusai potong rambut, ia kesulitan mencetak gol. Hingga akhirnya ia memutuskan kembali memanjangkan rambutnya, dan akhirnya ia kembali mencetak gol.

8. Claude Parfait Ngon A Djam
Sempat diragukan juga oleh pendukung SFC karena bukan termasuk bomber haus gol ketika bermain diklub sebelumnya, FC Horsen, Ngon A Djam menjawab keraguan tersebut dengan dua golnya ketika debut. Bahkan pada musim pertamanya bersama SFC, Ngon langsung masuk daftar top skor papan atas Liga Indonesia, bersaing dengan Boaz Solossa. Pemain yang ketika memperkuat SFC sempat diisukan diminati klub raksasa Jepang, Urawa Reds ini penampilannya terus menurun karena cedera hingga akhirnya dilepas SFC. Namun bagaimanapun bersama Kayamba Ngon merupakan pemain SFC yang hingga kini menjadi pencetak gol terbanyak dalam satu musim, yakni 22 gol.

Mungkin masih banyak pemain lain yang anda anggap layak masuk dalam daftar yang kami buat, tetapi pemilihan ini adalah berdasarkan subjektifitas penulis. Pembaca pun boleh mempunyai pandangan dan penilaian yang berbeda dengan penulis.

 

© 2014 INFO SRIWIJAYA FC - All Rights Reserved | Supported by : Blogger | Presented by : Info Sriwijaya FC | Desain by : Andrean Wahyu Effendy