Menanti Komitmen Serius SFC

Monday, August 12, 2013

InfoSriwijayaFC - Manajemen Sriwijaya FC (SFC) kembali mewacanakan akan memaksimalkan potensi pemain lokal asal Sumatera Selatan (Sumsel) untuk memperkuat SFC dimusim kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2013/2014. Dilansir laman Sriwijaya Post (11/08), Manajer SFC, Robert Heri mengungkapkan jika musim depan SFC akan memberdayakan pemain lokal Sumsel seperti Fauzi Toldo, Amirul Mukminin, dan Septarianto yang kini sukses bermain di klub lain.

Pernyataan yang dikeluarkan oleh Robert Heri tersebut sedikit banyak memberikan angin segar bagi pemain sepakbola asal Sumsel untuk meniti karir bermain diklub kebanggaan Sumsel tersebut. Namun, kenyataannya hingga kini masih sulit merealisasikan keinginan positif dari SFC tersebut, padahal keinginan tersebut sudah beberapa musim diwacanakan. Sedikitnya dalam dua musim terakhir SFC telah mewacanakan hal tersebut, namun belum ada realisasinya.

Terbukti dari beberapa pemain muda yang ada diskuad SFC, praktis hanya Khoirul Huda dan Rivan Nahumarury yang bisa dikatakan berkembang positif dan beberapa kali mendapatkan kesempatan bermain. Tercatat hingga pertandingan ke-30 SFC di ISL musim 2012/2013, Huda telah bermain sebanyak 214 menit, sedangkan Rivan 36 menit. Menit bermain yang cukup banyak untuk ukuran pemain muda.

Lain dengan Khoirul Huda dan Rivan, beberapa pemain asal Sumsel maupun dari SFC-U21 seperti Muhammad Shobran, Rizki Dwi Ramadhan, Cristian Rotinsulu, Rizki Noval Al Katiri dan Makhrus Avif kurang mendapatkan kesempatan bermain ditim senior SFC. Belum lagi nama-nama pemain muda lainnya yang sejak beberapa musim terakhir digadang-gadang akan menjadi penerus pemain senior SFC, namun akhirnya hilang ditengah hingar bingar euforia juara SFC musim lalu. Ntah kualitas yang belum memadai atau memang pelatih belum percaya, tetapi memang sudah seharusnya mereka diberikan kesempatan untuk membuktikan jika mereka bisa.

Jika memang ingin SFC ingin agar skuad SFC diisi pemain muda dan pemain lokal Sumsel, manajemen SFC harus siap membuktikan jika dengan pemain muda dan lokal, SFC masih bisa berprestasi. Jangan sampai wacana pemakaian pemain muda dan lokal Sumsel hanya pemanis diawal dan akhir kompetisi, namun tidak ada upaya serius SFC untuk mewujudkannya. Bagaimanapun warga Sumatera Selatan akan terus menanti ikon SFC yang merupakan putera asli Sumatera Selatan.

Banyaknya pemain senior berkualitas diskuad SFC menjadi salah satu penyebab pemain tersebut kurang termaksimalkan. Namun begitu, walaupun kurang maksimal ditim senior, Rizki Dwi Ramadhan dkk berhasil membuktikan diri diskuad SFC U-21 dengan menembus delapan besar ISL U-21. Potensi yang sangat mubazir jika tidak dimaksimalkan. Bisa saja pemain SFC-U21 kini sudah menjadi incaran klub lain. Jangan sampai SFC gigit jari, karena pemain yang susah payah dibina malah menjadi tulang punggung tim rival. Menyakitkan!
 

© 2014 INFO SRIWIJAYA FC - All Rights Reserved | Supported by : Blogger | Presented by : Info Sriwijaya FC | Desain by : Andrean Wahyu Effendy